Promotor Golovkin Pertimbangkan Martirosyan Jadi Pengganti Alvarez

Penulis:
Jumat
Promotor Golovkin Pertimbangkan Martirosyan Jadi Pengganti Alvarez

Vanes Martirosyan/BoxingScene

Berita Tinju: Promotor Gennady Golovkin, Tom Loeffler, mengakui pihaknya tengah membicarakan dengan serius kemungkinan mempertemukan petinjunya dengan Vanes Martirosyan pada 5 Mei mendatang. Namun demikian, masih banyak hal yang harus diselesaikan untuk mewujudkan laga ini.

Tom Loeffler, Golovkin, dan pelatih Abel Sanchez diharapkan bisa segera mengumumkan calon lawan Golovkin pada konferensi pers tak resmi, Kamis lalu. Namun ternyata mereka belum menemukan calon lawan yang pasti untuk petinju Kazakhstan itu.

Seperti diketahui, Golovkin semula dijadwalkan bertemu Saul “Canelo” Alvarez dalam laga ulang 5 Mei mendatang. Namun bintang tinju asal Meksiko itu tak bisa bertarung lantaran terbukti mengonsumsi zat terlarang clenbuterol pada Februari lalu.

Kini kubu Golovkin tengah sibuk mencari petinju yang bisa menggantikan petinju Meksiko itu. Loeffler pun mengakui dirinya kemungkinan baru bisa mengumumkan siapa calon lawan Golovkin pada pekan depan. Laga sendiri rencananya digelar StubHub Center, Carson, California. Beberapa nama bisa dipertimbangkan sebagai kandidat.

Sergiy Derevyanchenko (12-0, 10 KO), penantang utama Golovkin di IBF ingin menggantikan Alvarez sebagai lawan Golovkin. Jika ingin menghindari Derevyanchenko, Loeffler harus berbicara dengan Lou DiBella.

Promotor Derveyanchenko ini mungkin akan membolehkan Golovkin (37-0-1, 33 KO) bertarung dengan petinju lain. Jika tidak berbicara dengan kubu petinju Ukraina itu, sabuk juara kelas menengah IBF yang kini disandang Golovkin bisa saja dilucuti.

Golovkin tentunya tak ingin itu terjadi. Itu alasan mengapa mereka melakukan pertemuan Kamis lalu yakni untuk membicarakan langkah mereka selanjutnya. Beberapa media melaporkan bahwa Loeffler telah menyiapkan lawan untuk Golovkin yakni petinju Amerika Serikat berdarah Armenia, Vanes Martirosyan. Namun rencana ini bisa saja berubah jika dia tak mencapai kesepakatan dengan DiBella dan IBF.

“Vanes menujukkan minatnya (melawan Golovkin),” kata Loeffler. “Dia sudah berlatih. Dia berasal dari sini di Los Angeles. Sejauh ini, banyak alasan yang membuatnya sangat logis untuk menjadi lawan Golovkin,” kata Loeffler.

“Namun tentu saja bukan cuma dia. Percayalah, banyak petinju lain yang berminat. Seperti yang saya katakan, daya sudah mengontak Lou dan kami akan mencari jalan keluar terbaik,” ungkapnya.

Martirosyan yang kini beruisa 31 tahun memang tak masuk dalam daftar petingkat di kelas menengah pada badan tinju dunia mana pun. Petinju asal Glendale, Califronia ini, telah lama jadi penantang di kelas menengah junior. Namun dia dianggap petinju yang cukup tangguh karena tak pernah mengalami kekalahan KO dalam 13 tahun karier profesionalnya.

Martirosyan (36-3-1, 21 KO) tak pernah lagi naik ring sejak Mei 2016. Dalam pertarungan terakhirnya dia mengalami kekalahan dengan angka telak yakni saat melakukan tarung ulang melawan mantan juara kelas welter super WBA/IBO, Erislandy Lara.

Artikel Tag: Gennady Golovkin, Gary O'Sullivan, Spike, Venus Martirosyan, Tom Loeffler, kelas menengah, IBF, WBA, IBO, Canelo Álvarez, Saul Alvarez, berita tinju

1460