Pelatih Kawakan Bob Santos Jagokan Ryan Garcia Menang atas Conor Benn

Menurut Santos, Ryan Garcia berada dalam kondisi berbahaya ketika tampil dengan fokus penuh. (Foto: Fight TV)
Bob Santos memiliki alasan kuat untuk menjagokan Ryan Garcia dalam pertarungan melawan Conor Benn.
Pelatih yang dinobatkan sebagai Trainer of the Year oleh The Ring pada 2022 itu melihat langsung kemampuan Garcia ketika menghadapi Mario Barrios pada Februari lalu.
Santos saat itu bertugas sebagai cut man Barrios ketika Garcia menang angka mutlak untuk merebut gelar kelas welter WBC.
Ryan Garcia akan menjalani pertahanan gelar pertamanya melawan Benn pada 12 September di T-Mobile Arena, Las Vegas, lokasi yang sama dengan pertarungan melawan Barrios.
Santos menyebut duel Garcia dan Benn sebagai pertarungan yang sangat menarik. Namun, ia tetap menilai Garcia memiliki keunggulan untuk keluar sebagai pemenang.
"Ryan bukan hanya petinju dengan pukulan bagus, tetapi juga memiliki kecepatan tangan yang luar biasa. Pukulan yang tidak terlihat datang bisa sangat menyakitkan," kata Santos kepada The Ring.
Menurut Santos, Ryan Garcia berada dalam kondisi berbahaya ketika tampil dengan fokus penuh. Petinju berusia 27 tahun itu memiliki rekor 25-2 dengan 20 kemenangan KO dan satu no contest.
Garcia menunjukkan kekuatan tersebut saat menghadapi Barrios. Ia menjatuhkan lawannya dengan pukulan kanan overhand dalam 30 detik pertama ronde pembuka.
Meski pukulan kanan Garcia sangat efektif sepanjang pertarungan, Santos justru mengingatkan Benn agar lebih mewaspadai senjata andalan Garcia, yakni hook kiri.
"Dia menunjukkan tangan kanan yang cukup bagus, tetapi menurut saya tangan kanan lebih mudah terlihat karena datang dari jarak jauh. Yang harus benar-benar diwaspadai adalah hook kiri yang dinamis dan sangat cepat," ujar Santos.
Pertarungan melawan Benn juga akan menjadi ujian penting bagi Garcia setelah lama tidak menjalani pertarungan.
Kemenangan atas Barrios merupakan kemenangan pertamanya sejak Desember 2023, ketika ia menghentikan Oscar Duarte pada ronde kedelapan.
Sementara itu, Benn memiliki rekor 25-1 dengan 14 KO. Namun, kondisi fisiknya di batas kelas welter 147 pound menjadi salah satu pertanyaan menjelang pertarungan.
Benn terakhir kali bertanding di kelas welter pada April 2022 ketika menghentikan Chris Van Heerden pada ronde kedua.
Dalam empat pertarungan berikutnya antara 2023 hingga 2025, ia tidak pernah memiliki berat di bawah 150 pound.
Pada pertarungan terakhirnya, Benn bertanding di catchweight 150 pound dan menang angka mutlak atas mantan juara dunia kelas 140 pound, Regis Prograis, pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium, London.
Santos menilai kemampuan Benn menjaga berat badan akan sangat menentukan.
"Jika dia disiplin di luar ring dan tidak membiarkan berat badannya naik terlalu tinggi, saya pikir dia akan baik-baik saja. Tetapi jika berat badan terlalu jauh atau dia menambah terlalu banyak otot, hal itu bisa merugikannya, terutama menjelang akhir pertarungan," katanya.
Artikel Tag: ryan garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/pelatih-kawakan-bob-santos-jagokan-ryan-garcia-menang-atas-conor-benn
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini