Kekuatan Pukulan Rolando Romero Bikin Teofimo Lopez Nyaris Tumbang

Rolando Romero vs Teofimo Lopez
Berita Tinju - Teofimo Lopez harus melewati momen menegangkan sebelum akhirnya memastikan kemenangan atas Rolando Romero dan merebut gelar WBA kelas welter.
Dalam pertarungan utama PBC di Las Vegas, Lopez tampil lebih aktif dan akurat. Ia mampu mengumpulkan poin melalui kombinasi pukulan serta pergerakan yang membuat Romero kesulitan menemukan momentum.
Romero, yang sebelumnya mendapat status juara penuh WBA setelah memenangkan gelar interim, lebih banyak menunggu kesempatan untuk melepaskan pukulan keras. Strategi tersebut hampir membuahkan hasil pada ronde kelima.
Sebuah pukulan overhand kanan Romero mendarat telak dan membuat Lopez sempat kehilangan keseimbangan. Lopez juga mengalami luka akibat pertukaran pukulan tersebut, tetapi petinju berusia 29 tahun itu mampu bangkit dan kembali mengendalikan jalannya pertandingan.
Usai laga, Lopez mengaku justru bersyukur mendapat pukulan keras tersebut karena membuatnya kembali fokus.
“Saya sangat bersyukur terkena pukulan itu. Pukulan tersebut membuat saya tersadar dan mengingatkan alasan saya melakukan semua ini. Saya langsung menggigit pelindung mulut dan berkata, ‘Kamu harus melakukan lebih dari itu untuk menjatuhkan saya. Kita akan bertarung, ayo mulai,’” ujar Lopez kepada Fight Hub TV.
Lopez juga memberikan penilaian terhadap kekuatan Romero. Ia mengakui lawannya memiliki daya hancur yang besar, terutama melalui tangan kanannya.
“Pukulannya kuat. Saya akan bilang tangan kanannya lebih keras daripada tangan kirinya. Saya senang bisa mengalahkan pemukul paling keras di kelas 147 pound,” katanya.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Lopez setelah sebelumnya kehilangan gelar WBO kelas super ringan dari Shakur Stevenson. Kini, ia kembali menjadi juara dunia dan memiliki peluang besar untuk mengejar pertarungan unifikasi.
Romero disebut menginginkan pertandingan ulang, tetapi Lopez kemungkinan lebih tertarik mengejar gelar lain di kelas welter. Saat ini, Devin Haney memegang sabuk WBO, Liam Paro menguasai gelar IBF, sementara Ryan Garcia merupakan juara WBC.
Garcia sendiri dijadwalkan mempertahankan gelarnya melawan Conor Benn pada September. Pemenang duel tersebut berpotensi menjadi target berikutnya bagi Teofimo Lopez dalam upayanya menyatukan gelar kelas welter.
Artikel Tag: wbo, wba, wbc, ibf, kelas welter, devin haney, teofimo lopez, ryan garcia, rolando romero, liam paro
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/kekuatan-pukulan-rolando-romero-bikin-teofimo-lopez-nyaris-tumbang

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini