Moses Itauma Akui Tak Kecewa Gagal Hadapi Oleksandr Usyk

Moses Itauma dan Oleksandr Usyk
Berita Tinju - Moses Itauma menerima kenyataan bahwa dirinya hampir dipastikan tidak akan pernah berbagi ring dengan Oleksandr Usyk. Keputusan petinju Ukraina itu untuk mengosongkan seluruh gelar juara dunia kelas berat dan hanya menjalani satu pertarungan terakhir membuat peluang duel tersebut praktis tertutup.
Usyk baru saja melepas sabuk WBC, WBA, dan IBF setelah sebelumnya sukses mencatatkan sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah maupun kelas berat. Petinju berusia 38 tahun itu juga telah memastikan akan pensiun setelah menjalani satu laga terakhir dalam karier profesionalnya.
Sebelumnya sempat muncul harapan dari sejumlah penggemar agar Usyk menghadapi Itauma sebagai simbol pergantian generasi di divisi kelas berat. Namun rencana itu tidak pernah benar benar berkembang. Bahkan, Usyk pernah menyatakan dirinya akan "menghancurkan" Itauma apabila pertarungan tersebut terjadi.
Menanggapi keputusan Usyk, Itauma mengaku menghormati pencapaian sang juara dunia.
"Sejujurnya, dia sudah mendapatkan semua yang pantas diraihnya. Dia pernah menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah dan kelas berat. Memang situasi itu sempat membuat kami sedikit kesulitan karena semua gelar berada di tangannya. Tetapi sekarang sabuk itu sudah terpisah dan kami bisa mulai mengejarnya," kata Itauma kepada IFL TV.
Itauma juga menanggapi kabar yang menyebut Usyk berpeluang menjalani laga perpisahan melawan mantan juara dunia WBC, Deontay Wilder. Menurutnya, duel tersebut memang tidak terlalu menarik dari sisi persaingan, tetapi ia memahami alasan di balik keputusan Usyk.
"Siapa yang benar benar ingin menyaksikan pertarungan itu? Tetapi dia sudah mencapai jauh lebih banyak daripada saya, jadi saya tidak bisa mengkritiknya. Mungkin dia ingin mendapatkan bayaran terbesar. Saat masih bertarung di kelas penjelajah dan awal kariernya di kelas berat, penghasilannya tentu tidak sebesar sekarang. Saya tidak menyalahkannya karena ingin memaksimalkan kesempatan terakhirnya," ujarnya.
Meski batal menghadapi salah satu petinju terbaik dalam sejarah tinju modern, Itauma mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya.
"Usyk sebenarnya bukan berasal dari generasi saya, jadi saya tidak terlalu kecewa. Saya sudah pernah menghadapi petinju dari generasi sebelumnya dan itu saja sudah menjadi pengalaman yang berharga," tuturnya.
Di sisi lain, keputusan Usyk mengosongkan gelar justru membuka peluang besar bagi Moses Itauma untuk lebih cepat menembus puncak divisi kelas berat. Petinju berusia 21 tahun itu dijadwalkan menghadapi Filip Hrgovic bulan depan. Kemenangan atas petinju Kroasia tersebut diyakini akan mengukuhkan posisinya sebagai penantang wajib gelar WBO milik Daniel Dubois, sekaligus menjaga peluang memperebutkan sabuk IBF yang kini lowong.
Artikel Tag: wba, wbc, ibf, oleksandr usyk, heavyweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/moses-itauma-akui-tak-kecewa-gagal-hadapi-oleksandr-usyk
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini