Liam Davies Bidik Gelar Dunia Usai Hentikan Nathaniel Collins

Liam Davies mengincar duel; melawan para pemegang gelar dunia kelas bulu, termasuk juara WBC Bruce Carrington, pemegang sabuk WBO Rafael Espinoza, atau juara IBF Angelo Leo. (Foto: Fight TV)
Liam Davies menilai kemenangan atas Nathaniel Collins telah memberinya alasan kuat untuk menghadapi petinju kelas bulu terbaik dunia setelah meraih kemenangan melalui penghentian pada Sabtu (26/9) malam di bp pulse LIVE Arena, Birmingham.
Davies (19-1, 10 KO) langsung tampil agresif sejak awal. Ia mendaratkan pukulan kiri pendek yang membuat Collins terkejut dalam 15 detik pertama.
Petinju berusia 30 tahun itu kemudian menjatuhkan mantan juara Inggris tersebut dengan pukulan kanan lurus yang akurat sebelum ronde pertama berakhir.
Collins tetap bertahan meski mengalami pembengkakan dan luka di wajah. Ia mampu menyelesaikan ronde ketujuh, tetapi sudutnya kemudian memutuskan menghentikan pertandingan demi keselamatan petinju.
Penampilan tersebut dinilai sebagai salah satu yang terbaik sepanjang karier Liam Davies.
Setelah kemenangan itu, ia langsung mengincar pertarungan melawan para pemegang gelar dunia kelas bulu, termasuk juara WBC Bruce Carrington, pemegang sabuk WBO Rafael Espinoza, atau juara IBF Angelo Leo.
“Saya yakin saya layak mendapatkan gelar dunia. Saya bersama promotor terbaik di dunia, Frank dan George [Warren], dan sekarang waktunya mereka memberi saya kesempatan. Setelah itu, biarkan semuanya kepada saya. Mari dapatkan pertarungan gelar dunia,” kata Davies seusai pertandingan.
Liam Davies sebelumnya tampil dominan di kelas junior bulu Eropa dan sempat diproyeksikan menuju perebutan gelar dunia.
Namun, kekalahan mengecewakan dari Shabaz Masoud pada November 2024 mengakhiri kiprahnya di kelas 122 pound.
Ia kemudian membangun kembali kariernya di kelas bulu.
Postur tubuhnya yang tinggi dinilai lebih sesuai dengan kelas 126 pound, dan hasil awal menunjukkan Davies mampu memberikan dampak lebih besar di divisi tersebut.
Persaingan menuju puncak kelas bulu tetap ketat. Namun, Davies kini masuk peringkat 10 besar versi WBC, IBF, dan WBO.
Ia juga menegaskan kesediaannya menghadapi siapa pun dan bertanding di mana pun demi memperoleh kesempatan perebutan gelar.
“Saya tidak keberatan bepergian untuk mendapatkannya,” ujarnya.
Davies menambahkan bahwa ia telah menjalani pertarungan ke-20 dalam kariernya sekaligus pertandingan ke-10 secara beruntun yang berlangsung 12 ronde.
“Tidak ada yang melakukan pekerjaan seperti ini selain para juara dunia. Jadi saya merasa layak mendapatkannya. Para pakar tinju profesional seharusnya setuju karena yang saya sampaikan adalah fakta,” kata Davies.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/liam-davies-bidik-gelar-dunia-usai-hentikan-nathaniel-collins


















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini