Joseph Parker Sebut Tes Positif Kokain akibat Paparan Ahli Gizinya

Dalam penyelidikan, Joseph Parker mengatakan dirinya tidak pernah secara sadar maupun sengaja menggunakan kokain. (Foto: Fight TV)
Joseph Parker mengatakan hasil tes positif kokain yang membuatnya diskors setelah pertarungan melawan Fabio Wardley pada Oktober tahun lalu terjadi akibat paparan kokain dari ahli gizinya.
Mantan juara dunia kelas berat itu dinyatakan positif kokain setelah menjalani tes urine yang diawasi UK Anti-Doping (UKAD) usai kekalahannya dari Wardley pada 25 Oktober di O2 Arena, London.
Petinju Selandia Baru berusia 34 tahun itu kemudian menjalani skorsing sementara sejak akhir November.
UKAD pada Kamis mengumumkan Parker dijatuhi larangan bertanding selama tiga bulan.
Namun, sanksi tersebut dianggap telah dijalani karena Parker sudah menjalani skorsing sementara sejak November. Dengan demikian, Parker kini bebas kembali bertanding.
UKAD menerima penjelasan bahwa konsumsi kokain oleh Parker terjadi di luar masa pertandingan dan tidak berkaitan dengan peningkatan performa olahraga.
Kokain sendiri menurut aturan anti-doping hanya masuk daftar zat terlarang saat kompetisi berlangsung.
Dalam penyelidikan, Joseph Parker mengatakan dirinya tidak pernah secara sadar maupun sengaja menggunakan kokain.
Ia kemudian menyatakan hasil positif tersebut kemungkinan berasal dari paparan kokain yang digunakan ahli gizi yang bekerja dengannya selama persiapan pertarungan melawan Wardley.
Menurut keputusan UKAD, penjelasan Parker didukung pernyataan tertulis dari ahli gizi tersebut. Orang itu mengaku sebagai pengguna kokain secara rutin dan mengonsumsi zat tersebut setiap hari pada 17-24 Oktober 2025.
Ahli gizi tersebut juga mengakui penggunaan kokain berlangsung di kamar hotel tempat ia menyiapkan makanan dan minuman yang kemudian dikonsumsi Parker.
Seorang ahli ilmiah independen yang dimintai pendapat oleh UKAD menyimpulkan Parker kemungkinan mengonsumsi kokain di luar masa kompetisi.
Ahli tersebut juga menilai ada kemungkinan kokain masuk ke tubuh Parker melalui makanan yang terkontaminasi akibat penggunaan kokain oleh ahli gizinya.
Pada Juni, UKAD menyatakan telah memberi tahu Parker bahwa berdasarkan pendapat ahli independen tersebut, mereka meyakini konsumsi kokain terjadi di luar masa kompetisi.
UKAD kemudian mencabut skorsing sementara Parker dan menjatuhkan sanksi tiga bulan, terlepas dari penilaian terhadap kebenaran penjelasan Parker.
Parker mengonfirmasi pada 28 Juli bahwa dirinya menerima keputusan tersebut.
Parker sebelumnya mengumumkan melalui media sosial bahwa ia akan segera kembali bertanding. Ia terakhir kali naik ring melawan Wardley, yang menghentikannya pada ronde ke-11.
Joseph Parker merebut gelar kelas berat WBO yang lowong pada Desember 2016 setelah mengalahkan Andy Ruiz Jr melalui keputusan mayoritas.
Namun, ia kehilangan sabuk tersebut setelah kalah angka mutlak dari Anthony Joshua pada Maret 2018 di Principality Stadium, Cardiff.
Artikel Tag: joseph parker, andy ruiz jr, fabio wardley
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/joseph-parker-sebut-tes-positif-kokain-akibat-paparan-ahli-gizinya























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini