Comeback di Usia 53 Tahun, Hasim Rahman Ingin Jadi Juara Kelas Berat Tertua

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 20 Sep 2026, 18:43 WIB - 165 views
Hasim Rahman

Hasim Rahman

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Hasim Rahman tidak sekadar ingin menjalani comeback setelah lebih dari 12 tahun meninggalkan ring. Mantan juara dunia kelas berat tersebut membidik target jauh lebih besar, yaitu merebut kembali gelar juara dunia dan memecahkan rekor George Foreman sebagai juara dunia kelas berat tertua.

Rahman kini berusia 53 tahun. Jika berhasil merebut gelar dunia di usia tersebut, ia juga akan melewati rekor Bernard Hopkins yang pernah menjadi juara dunia tertua dalam sejarah tinju ketika berusia 49 tahun.

Namun, perjalanan Rahman menuju target tersebut masih sangat panjang. Langkah pertamanya adalah kembali bertanding setelah lebih dari satu dekade tidak menjalani pertarungan profesional.

Rahman dijadwalkan menghadapi Phillip Triantafillo pada 24 September di Indiana. Pertarungan tersebut dijadwalkan berlangsung selama enam ronde.

Triantafillo memiliki rekor profesional 4 kemenangan dan 4 kekalahan. Ia bukan nama besar di kelas berat dan kemungkinan besar juga menyadari bahwa dirinya menghadapi tugas berat untuk menghentikan ambisi comeback Rahman.

Meski begitu, Rahman tetap harus melewati pertarungan tersebut sebelum memikirkan lawan yang lebih besar. Pertandingan terakhirnya terjadi lebih dari 12 tahun lalu ketika ia kalah melalui keputusan mutlak dalam tiga ronde dari petinju Australia yang kurang dikenal, Anthony Nansen.

Sebelum pertarungan tersebut, Rahman juga mengalami kekalahan melalui penghentian pada ronde kedua dari Alexander Povetkin.

Rahman kini menganggap pertarungan melawan Triantafillo sebagai langkah pertama dalam perjalanan panjangnya kembali menuju perebutan gelar dunia.

“Saya selalu tertarik setiap kali ada kesempatan untuk mencetak sejarah. Bagi saya, tidak terlalu penting siapa yang berada di seberang ring,” ujar Rahman kepada Abrams Boxing.

“Bisa siapa saja di kelas berat dunia. Saya merasa mampu menghadapi siapa pun. Saya memukul seperti petinju berusia 25 tahun dan mampu mengungguli petinju muda dalam latihan. Saya siap menghadapi apa pun dan siapa pun. Ini baru langkah pertama,” lanjutnya.

Rahman tentu bukan nama asing bagi penggemar tinju kelas berat. Ia pernah menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah divisi tersebut ketika menghentikan Lennox Lewis pada ronde kelima pada 2001 dan merebut gelar juara dunia.

Namun, Lewis membalas kekalahan tersebut dalam pertarungan ulang beberapa bulan kemudian dengan kemenangan melalui penghentian pada ronde keempat.

Rahman kemudian kembali menjadi juara dunia dan berhasil merebut gelar kelas berat untuk kedua kalinya. Kini, lebih dari satu dekade setelah pertarungan profesional terakhirnya, ia mencoba menulis babak baru dalam karier.

Jika ambisinya terwujud, Hasim Rahman bukan hanya akan kembali menjadi juara dunia, tetapi juga mencatat sejarah sebagai pemegang gelar kelas berat tertua sepanjang masa.

Artikel Tag: lennox lewis, george foreman, heavyweight

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/comeback-di-usia-53-tahun-hasim-rahman-ingin-jadi-juara-kelas-berat-tertua
165
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini