Jazza Dickens Siap Pertahankan Gelar Lawan Anthony Cacace di Dublin

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 11 Mar 2026, 15:26 WIB - 114 views
Jazza Dickens (kiri) dan Anthony Cacace. (Foto: AP)

Jazza Dickens (kiri) dan Anthony Cacace. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Petinju Inggris Jazza Dickens bersiap menjalani pertahanan gelar dunia pertamanya saat menghadapi Anthony Cacace dalam laga utama di 3Arena, Sabtu (14/3).

Pertarungan ini menjadi babak terbaru dalam perjalanan panjang Dickens di dunia tinju profesional yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.

Petinju asal Liverpool itu dikenal sebagai sosok yang kerap menghadapi berbagai rintangan sepanjang kariernya.

Nama Jazza Dickens mulai dikenal publik lebih luas pada 2012 ketika tampil dalam serial dokumenter “Knockout Scousers,” yang mengikuti perjalanan tiga petinju Liverpool menjelang Olimpiade London 2012.

Saat itu Dickens masih berusia 19 tahun, jauh lebih muda dibanding dua rekannya dalam program tersebut, yakni Natasha Jonas dan Tom Stalker.

Kisah hidup Dickens pada masa itu juga menarik perhatian. Ia tumbuh dalam kondisi keluarga yang sulit, bahkan pernah berlatih tinju di sebuah ruangan kosong di apartemen ibunya yang hampir terbengkalai.

Di tempat itulah ia membangun ring sederhana menggunakan papan kayu dan tali yang dirangkai dari kantong plastik.

Meski gagal lolos ke Olimpiade, Jazza Dickens memutuskan beralih ke dunia profesional lebih awal.

Ia sempat menjalani 13 pertarungan dalam dua tahun pertama kariernya dengan bayaran minim sebelum mengalami kekalahan dari Kid Galahad dalam perebutan gelar Inggris kelas junior featherweight pada 2013.

Karier Dickens kemudian mengalami pasang surut. Ia sempat menelan kekalahan dari petinju elite seperti Guillermo Rigondeaux dan Thomas Patrick Ward sebelum kembali bangkit.

Tahun lalu, Dickens akhirnya mencapai puncak karier ketika dinobatkan sebagai juara dunia WBA kelas 130 pon setelah badan tinju tersebut mencabut gelar dari Lamont Roach.

Kini pada usia 34 tahun, Dickens akan menjalani pertahanan gelar dunia pertamanya melawan Cacace. Meski berstatus juara bertahan, ia kembali diposisikan sebagai underdog dalam pertarungan tersebut.

Dublin sendiri memiliki makna khusus bagi Jazza Dickens.

Pada masa awal kariernya, ia pernah tinggal di kota tersebut dan bahkan sempat hidup di dalam sebuah van yang diparkir di dekat arena tempat ia kini akan bertanding.

Setiap hari ia berjalan menuju sasana milik Peter Taylor untuk berlatih, sambil memandang 3Arena dan membayangkan suatu hari dapat bertarung di sana.

Kini, beberapa tahun kemudian, Dickens akhirnya akan memasuki arena tersebut sebagai juara dunia—bukan lagi sebagai petinju yang sedang mencari peluang.

Artikel Tag: anthony cacace

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/jazza-dickens-siap-pertahankan-gelar-lawan-anthony-cacace-di-dublin
114
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini