Jai Opetaia Mulai Kamp Latihan Jelang Potensi Duel Lawan Wilder

Meski belum ada kepastian mengenai lawannya, Jai Opetaia telah memulai kamp latihan pekan ini di markasnya di Gold Coast, Australia. (Foto: Fight TV)
Petinju Australia Jai Opetaia mulai menjalani kamp latihan untuk mempersiapkan kemungkinan naik ke kelas berat dan menghadapi mantan juara dunia WBC Deontay Wilder pada Desember mendatang.
Pertarungan tersebut berpeluang masuk dalam kartu pertandingan Tyson Fury melawan Anthony Joshua di Stadion Principality, Cardiff, Wales.
Jai Opetaia, juara dunia kelas penjelajah yang belum terkalahkan dengan rekor 31 kemenangan, tengah bernegosiasi dengan Wilder untuk kemungkinan bertarung pada malam yang diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan tinju terbesar dalam sejarah Eropa.
Namun, menurut laporan Australian Associated Press (AAP), kesepakatan belum tercapai. Wilder masih mempertimbangkan sejumlah opsi lawan untuk pertandingan tersebut.
Pertarungan Fury melawan Joshua diperkirakan menghasilkan lebih dari 50 juta dolar AS dari penjualan tiket.
Ajang itu juga diproyeksikan memecahkan rekor penjualan tayangan bayar per tayang dan layanan streaming, sehingga berpotensi menjadi pertandingan tinju paling menguntungkan yang pernah digelar di Eropa dan menempati posisi keempat sepanjang sejarah.
Meski belum ada kepastian mengenai lawannya, Opetaia telah memulai kamp latihan pekan ini di markasnya di Gold Coast, Australia.
Petinju yang menyandang gelar juara versi majalah The Ring tersebut ingin tetap aktif bertanding sekaligus meningkatkan popularitasnya melalui duel melawan Wilder.
Jai Opetaia juga masih terlibat dalam sengketa hukum di Amerika Serikat dengan International Boxing Federation (IBF).
Organisasi tersebut mencabut gelarnya setelah Opetaia menjalani debut dan memenangi gelar juara dunia pertama dari Zuffa Boxing, promotor tandingan yang didirikan Dana White.
Pada September, Opetaia mengalahkan juara WBC Noel Mikaelian di Las Vegas. Mikaelian juga melepaskan gelarnya demi kesempatan menghadapi petinju Australia tersebut.
Jai Opetaia dan David Benavidez sebelumnya telah mencapai kesepakatan secara lisan untuk bertarung pada Mei tahun depan.
Benavidez dijadwalkan menghadapi Michal Cieslak pada September dalam pertarungan penyatuan tiga gelar, tetapi potensi duel Opetaia melawan Wilder dapat menjadi ujian besar sebelum rencana tersebut terwujud.
Benavidez justru memperingatkan Opetaia agar tidak menghadapi Wilder, yang kini berusia 40 tahun. Menurutnya, kekuatan pukulan tangan kanan Wilder tetap menjadi ancaman serius.
“Saya tidak ingin Jai melawan Wilder,” kata Benavidez dalam siniar Last Stand Podcast.
“Wilder memiliki pukulan tangan kanan itu. Dan pukulannya cepat. Opetaia mengejutkan saya dalam pertarungan terakhirnya karena dia terlihat terluka sekitar empat kali. Sementara itu, Mikaelian sangat lambat,” ujarnya.
“Orang boleh mengatakan apa pun tentang Wilder, tetapi dia masih memiliki pukulan meriam itu,” kata Benavidez.
Sementara itu, rekan satu sasana Opetaia di Tasman Fighters, Max McIntyre, telah mendapatkan jadwal pertandingan berikutnya.
Petinju kelas menengah super dengan rekor 11 kemenangan tanpa kekalahan itu akan menghadapi petinju Selandia Baru Francis Waitai pada 4 Desember.
McIntyre akan mempertaruhkan gelar IBF Pan Pacific dan WBC Australasian dalam duel lintas negara tersebut.
Artikel Tag: deontay wilder, david benavidez, jai opetaia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/jai-opetaia-mulai-kamp-latihan-jelang-potensi-duel-lawan-wilder
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini