Jai Opetaia Jagokan David Benavidez atas Ramirez, Bidik Duel Berikutnya

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 08 Mar 2026, 10:46 WIB - 104 views
Jai Opetaia (kiri) dan David Benavidez. (Foto: Fight TV)

Jai Opetaia (kiri) dan David Benavidez. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Juara dunia kelas penjelajah versi The Ring dan IBF, Jai Opetaia, memprediksi David Benavidez memiliki peluang lebih besar untuk mengalahkan Gilberto Ramirez dalam pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei mendatang.

Opetaia juga berharap dapat menghadapi pemenang duel tersebut setelah menyelesaikan pertarungan berikutnya dalam kariernya.

Namun sebelum memikirkan kemungkinan laga besar selanjutnya, petinju asal Australia itu harus terlebih dahulu menjalani duel melawan Brandon Glanton pada Minggu (8/3) di Meta Apex, Las Vegas.

Pertarungan 12 ronde tersebut akan memperebutkan sabuk kelas penjelajah versi Zuffa Boxing dan disiarkan melalui Paramount+.

Jika berhasil memenangkan laga debutnya di Amerika Serikat tersebut, Opetaia berharap dapat menantang pemenang duel antara Benavidez dan Ramirez, yang akan memperebutkan gelar kelas penjelajah versi WBA dan WBO milik Ramirez.

Menurut Jai Opetaia, pertarungan tersebut cukup seimbang karena kedua petinju sama-sama naik dari divisi yang lebih ringan.

Ramirez dan Benavidez sebelumnya sama-sama pernah menjadi juara dunia di kelas super middleweight sebelum naik ke kelas yang lebih berat.

“Dua-duanya naik dari kelas berbeda, jadi menurut saya ini pertarungan yang seimbang,” kata Opetaia dalam wawancara di sebuah podcast.

Meski demikian, Jai Opetaia mengaku sedikit lebih menjagokan Benavidez. Ia menilai petinju asal Phoenix tersebut memiliki motivasi besar serta mentalitas yang kuat untuk meraih kemenangan.

“Saya tidak terlalu mengenal Zurdo secara mendalam, tapi dia petinju yang bagus. Saya tidak pernah berpikir dia petinju yang buruk,” kata Opetaia.

“Tapi saya menyukai cara berpikir Benavidez. Dia terlihat lebih lapar dan memiliki motivasi besar untuk membangun warisan dalam kariernya. Dia juga masih lebih muda, jadi saya sedikit condong memilih Benavidez,” tambahnya.

Ramirez saat ini memiliki rekor profesional 48 kemenangan dan satu kekalahan dengan 30 kemenangan KO. Petinju Meksiko berusia 34 tahun itu telah mencatat empat kemenangan sejak naik ke kelas penjelajah.

Sementara itu, Benavidez yang berusia 29 tahun memiliki rekor tak terkalahkan dengan 31 kemenangan, termasuk 25 KO. Ia saat ini memegang sabuk juara dunia kelas light heavyweight versi WBC dan akan menjalani debutnya di kelas penjelajah saat menghadapi Ramirez.

Di sisi lain, Opetaia sendiri telah menjadi juara dunia kelas penjelajah sejak 2022 setelah mengalahkan Mairis Briedis melalui keputusan mutlak.

Sejak saat itu, ia telah mempertahankan gelarnya sebanyak tujuh kali dalam dua periode berbeda sebagai juara.

Dalam pertarungan terakhirnya pada Desember lalu, petinju kidal berusia 30 tahun itu meraih kemenangan KO ronde kedelapan atas Huseyin Cinkara.

Namun status gelar IBF milik Jai Opetaia dalam pertarungan melawan Glanton masih belum sepenuhnya jelas.

IBF sebelumnya mengumumkan tidak akan memberikan sanksi terhadap pertarungan tersebut setelah mengetahui bahwa sabuk juara versi Zuffa Boxing juga akan diperebutkan dalam laga tersebut.

Organisasi tersebut menilai Zuffa Boxing bukan badan pemberi sanksi resmi yang diakui oleh IBF.

Karena itu, pertarungan Opetaia melawan Glanton kini dianggap sebagai pertandingan yang tidak disahkan oleh organisasi tersebut.

Berdasarkan aturan IBF, jika seorang juara bertanding dalam laga yang tidak disahkan dalam batas kelasnya, maka gelarnya akan dinyatakan kosong terlepas dari hasil pertandingan.

Apabila tetap bertarung, Opetaia berpotensi kehilangan gelar IBF untuk kedua kalinya dalam kariernya.

Ia sebelumnya juga pernah dicopot dari status juara pada 2023 setelah memilih menghadapi Ellis Zorro dibandingkan menjalani pertarungan wajib melawan Mairis Briedis.

Sementara itu, Glanton datang ke pertarungan ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan terbesar dalam kariernya dengan menghentikan mantan penantang gelar dunia kelas light heavyweight Marcus Browne pada ronde keenam pada Oktober lalu.

Meski demikian, fokus utama Jai Opetaia saat ini tetap menyelesaikan duel melawan Glanton sebelum memikirkan rencana pertarungan besar berikutnya.

“Saya hanya ingin menyelesaikan pertarungan ini dulu, lalu kita bisa mengatur pertarungan berikutnya,” kata Opetaia.

Artikel Tag: jai opetaia

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/jai-opetaia-jagokan-david-benavidez-atas-ramirez-bidik-duel-berikutnya
104
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini