Hamzah Sheeraz Jalani Operasi Tangan Usai Menang atas Zachenhuber

Hamzah Sheeraz menjelaskan bahwa penampilannya dipengaruhi cedera yang dialaminya selama pertarungan. (Foto: Fight TV)
Hamzah Sheeraz mengungkapkan bahwa dirinya menjalani operasi pada tangan kanan setelah mengalami cedera dalam pertarungan melawan Simon Zachenhuber pada 25 Juli lalu di Jeddah Superdome, Arab Saudi.
Sheeraz mendapat kritik setelah tampil kurang meyakinkan dalam pertarungan tersebut. Petinju Inggris itu hanya mampu mengalahkan Zachenhuber melalui keputusan mayoritas setelah menjalani 12 ronde.
Namun, Sheeraz kini menjelaskan bahwa penampilannya dipengaruhi cedera yang dialaminya selama pertarungan.
Menurut Sheeraz, cedera tersebut terjadi pada ronde kedua atau ketiga ketika ia mendaratkan pukulan ke bagian atas kepala Zachenhuber.
Ia langsung merasakan sakit setelah pukulan tersebut.
"Saya mengalami sedikit cedera selama pertarungan. Saya tidak ingin menjadikannya masalah setelah itu. Saya hanya terus menjalani semuanya dan sekarang sedang dalam proses pemulihan," kata Hamzah Sheeraz kepada Ariel Helwani dalam wawancara yang diunggah di YouTube.
"Saya memukulnya di tempat yang aneh, tepat di bagian atas kepalanya, dan langsung merasakannya. Namun, sisi positifnya, saya mampu melewati 12 ronde dengan cedera kecil," lanjutnya.
Sheeraz mengatakan proses pemulihannya berjalan dengan baik. Petinju dengan rekor 24-0-1 dan 19 kemenangan knockout itu berharap bisa kembali naik ring pada akhir November atau awal Desember.
Pertarungan berikutnya berpotensi menjadi laga besar.
WBO telah memerintahkan Sheeraz mempertahankan gelarnya melawan mantan juara dunia kelas menengah IBF dan WBO, Janibek Alimkhanuly, yang kini naik ke kelas super middleweight.
Kedua kubu memiliki waktu hingga 3 September untuk mencapai kesepakatan. Jika tidak tercapai, WBO akan menjadwalkan proses purse bid.
Sheeraz sebelumnya mengkritik keputusan WBO yang memberikan Alimkhanuly kesempatan tersebut.
Petinju Kazakhstan itu pernah menjalani hukuman skorsing selama satu tahun setelah gagal dalam tes doping sebelum pertarungan melawan Erislandy Lara pada Desember 2025.
Sampel A dan B miliknya dinyatakan mengandung meldonium, zat terlarang.
IBF kemudian mencabut gelar Alimkhanuly, sedangkan WBO mempertahankan status juaranya selama masa hukuman. Skorsing tersebut berakhir pada 10 Juli setelah Alimkhanuly memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WBO.
Sheeraz menilai Alimkhanuly tidak seharusnya mendapatkan kesempatan perebutan gelar setelah gagal dalam tes doping. Ia kini berdiskusi dengan timnya untuk menentukan langkah berikutnya.
Sheeraz juga menginginkan lawan yang dapat memberinya tantangan lebih besar. Ia mengakui sulit mempertahankan motivasi ketika menghadapi petinju yang dianggap hampir tidak memiliki peluang menang.
Sebelumnya, Hamzah Sheeraz bermain imbang secara split decision melawan juara kelas menengah WBC Carlos Adames dan menang KO ronde kelima atas Edgar Berlanga.
"Adames dan Berlanga adalah nama besar yang membuat Anda bersemangat. Semoga pertarungan berikutnya menjadi laga besar, dengan pelajaran dan pengalaman yang sudah saya dapatkan," ujar Sheeraz.
Artikel Tag: carlos adames, hamzah sheeraz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/hamzah-sheeraz-jalani-operasi-tangan-usai-menang-atas-zachenhuber
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini