George Foreman Pilih Tidak Hadapi Petinju Ini

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 20 Mar 2026, 12:45 WIB - 86 views
George Foreman

George Foreman

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju : George Foreman merupakan salah satu legenda terbesar dalam sejarah kelas berat, dikenal karena kekuatan pukulan dan ketahanannya di atas ring. Sepanjang kariernya, ia menghadapi banyak nama besar, termasuk Joe Frazier, Muhammad Ali, hingga Evander Holyfield. Namun, di balik reputasi tersebut, Foreman pernah mengakui bahwa ada satu petinju yang sengaja ia hindari.

Pengakuan itu disampaikan Foreman dalam sebuah sesi bersama Oxford Union. Ia menyebut nama Tony Tucker sebagai lawan yang tidak ingin dihadapinya, meski sempat didorong untuk menjalani pertarungan tersebut.

“Mereka mencoba memaksa saya melawan Tony Tucker setelah saya mengalahkan Michael Moorer. Saya melihat dia dan berkata, ‘Saya bukan orang bodoh, saya tidak akan melawannya’. Akhirnya gelar saya dicabut. Ada beberapa petinju yang memang tidak ingin saya hadapi. Jujur saja, dia terlalu berbahaya,” ujar Foreman.

Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Foreman dikenal sebagai petinju yang tidak takut menghadapi siapa pun. Ia pertama kali menjadi juara dunia pada 1973 setelah menghentikan Frazier hanya dalam dua ronde. Lebih dari dua dekade kemudian, ia kembali mencetak sejarah saat merebut gelar dunia pada usia 45 tahun dengan mengalahkan Michael Moorer, menjadikannya juara kelas berat tertua sepanjang masa.

Sementara itu, Tucker bukanlah nama sembarangan di era tersebut. Ia pernah meraih gelar IBF pada 1987 setelah mengalahkan Buster Douglas. Meski masa kejayaannya singkat, hanya 64 hari sebelum dikalahkan Mike Tyson, Tucker tetap dikenal sebagai petinju tangguh.

Menariknya, Tyson yang terkenal dengan kemampuan knockout pun tidak mampu menghentikan Tucker dan harus puas menang angka. Hal serupa juga terjadi ketika Tucker menghadapi Lennox Lewis, di mana ia mampu bertahan hingga ronde akhir meski kalah angka.

Karier Tucker berakhir pada 1998 dengan catatan 57 kemenangan dari 65 pertarungan, termasuk 47 kemenangan KO. Rekam jejak tersebut cukup untuk menjelaskan mengapa Foreman memilih berhati hati dalam mengambil keputusan.

Pengakuan George Foreman ini menunjukkan bahwa bahkan petinju legendaris sekalipun memiliki pertimbangan strategis dalam memilih lawan. Dalam dunia tinju profesional, keputusan untuk bertarung tidak hanya soal keberanian, tetapi juga perhitungan risiko yang matang.

Artikel Tag: tinju dunia, george foreman, heavyweight

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/george-foreman-pilih-tidak-hadapi-petinju-ini
86
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini