Duran Sebut Rival Legendaris Lawan Terhebatnya

Duran Sebut Rival Legendaris Lawan Terhebatnya - sumber: (secondsout)
Berita Tinju – Legenda tinju dunia Roberto Duran pernah menyebut salah satu rival terbesarnya sebagai petinju terbaik yang pernah ia hadapi sepanjang karier profesionalnya yang membentang lima dekade.
Petinju berjuluk “Hands of Stone” itu memulai karier profesional pada 1968 dan tampil dalam total 119 pertarungan sebelum akhirnya pensiun pada 2001. Sepanjang perjalanannya, Duran merebut gelar juara dunia di empat kelas berbeda. Salah satu pencapaian paling bersejarah terjadi pada Januari 1978 saat ia mengalahkan Esteban de Jesus untuk menjadi juara dunia kelas ringan tak terbantahkan.
Puncak kiprah Duran banyak diwarnai pertarungan besar pada era 1980-an. Ia berhadapan dengan nama-nama elite seperti Sugar Ray Leonard, Thomas Hearns, dan Marvelous Marvin Hagler, yang kemudian dikenal sebagai “The Four Kings”.
Dalam wawancara bersama The Ring Magazine, Duran tanpa ragu menyebut Sugar Ray Leonard sebagai petinju terbaik yang pernah menjadi lawannya.
“Saya harus mengatakan Sugar Ray Leonard karena lihat apa yang ia lakukan dalam kariernya setelah kalah dari saya. Butuh banyak hal untuk bangkit dari kekalahan dan Leonard melakukannya,” ujar Duran.
Duran tercatat sebagai orang pertama yang mengalahkan Leonard ketika keduanya bertarung memperebutkan gelar dunia kelas welter WBC di Olympic Stadium, Montreal, pada Juni 1980.
Namun, Leonard membalas kekalahan tersebut beberapa bulan kemudian. Dalam duel legendaris bertajuk “No Mas” di Superdome, New Orleans, ia memaksa Duran menyerah pada ronde kedelapan.
Pertemuan ketiga sekaligus terakhir terjadi sembilan tahun setelah laga kedua mereka. Dalam pertarungan 12 ronde tersebut, Leonard menang angka atas Duran untuk mempertahankan gelar WBC kelas menengah super sekaligus mengakhiri rivalitas panjang keduanya.
Artikel Tag: sugar ray leonard, roberto duran
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/duran-sebut-rival-legendaris-lawan-terhebatnya
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini