David Benavidez Ungkap Kelemahan Bivol yang Jarang Dibahas Penggemar

Dmitry Bivol dan David Benavidez
Berita Tinju - Nama David Benavidez dan Dmitry Bivol terus dikaitkan dalam pembahasan mengenai pertarungan terbesar di divisi kelas berat ringan. Keduanya saat ini dianggap sebagai dua petinju terbaik di kelas 175 pound, sehingga duel mereka berpotensi menentukan siapa penguasa sejati divisi tersebut.
Benavidez sendiri mulai berkarier di kelas berat ringan pada 2024 setelah sukses besar di kelas menengah super. Kepindahannya langsung membuahkan hasil ketika ia merebut sabuk interim WBC setelah mengalahkan Oleksandr Gvozdyk. Tak lama kemudian, statusnya meningkat menjadi juara dunia penuh.
Karier Benavidez terus menanjak. Pada pertarungan terbarunya, petinju asal Phoenix itu bahkan naik ke divisi cruiserweight dan berhasil merebut gelar WBA serta WBO usai menghentikan Gilberto Ramirez. Meski demikian, ambisinya untuk menghadapi Bivol belum berubah.
Dalam wawancara bersama Luis Parra, Benavidez mengakui kualitas yang dimiliki Bivol. Namun, ia juga menyoroti satu hal yang menurutnya menjadi kekurangan utama petinju berusia 35 tahun tersebut.
"Satu hal yang kurang saya sukai dari Bivol adalah dia petarung yang sangat berhati hati. Saat menjatuhkan lawannya di ronde pertama, dia tidak terlihat berusaha mengejar penyelesaian atau mencari knockout," ujar Benavidez.
Menurutnya, pola tersebut bukan hanya terlihat dalam satu pertandingan. Ia menilai Bivol kerap memilih bermain aman dan mengandalkan keunggulan teknik untuk mengumpulkan poin hingga akhir laga.
"Dia bukan tipe petarung pemburu knockout, padahal sebenarnya dia memiliki semua kemampuan untuk melakukannya. Dia kuat, cerdas, dan sangat lengkap. Tetapi jika lawannya tidak memberikan tekanan, dia akan terus bertinju dan memenangkan ronde demi ronde lewat angka," katanya.
Benavidez juga menilai gaya tersebut kurang menarik bagi sebagian penonton yang menginginkan aksi agresif di atas ring.
"Penggemar membayar mahal untuk menyaksikan pertarungan hebat dan knockout. Bivol bukan petarung yang suka mengambil risiko," tambahnya.
Meski memberikan kritik, Benavidez tetap menunjukkan rasa hormat kepada Bivol. Ia mengakui juara dunia WBA, WBO, dan IBF itu merupakan salah satu petinju paling disiplin secara teknis dalam dunia tinju saat ini.
Untuk saat ini, duel David Benavidez melawan Dmitry Bivol masih sulit terwujud. Bivol disebut lebih dekat menuju pertarungan trilogi melawan Artur Beterbiev, sementara Benavidez tengah mempertimbangkan laga penyatuan gelar lainnya. Namun jika keduanya akhirnya bertemu, pertarungan tersebut diyakini akan menjadi salah satu duel terbesar dalam dunia tinju beberapa tahun ke depan.
Artikel Tag: wbo, wba, ibf, david benavidez, kelas berat ringan, dmitry bivol
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/david-benavidez-ungkap-kelemahan-bivol-yang-jarang-dibahas-penggemar
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini