Daniel Dubois Akui Gugup Jelang Pertarungan Ulang Lawan Fabio Wardley

Daniel Dubois (kiri) dan Fabio Wardley. (Foto: Fight TV)
Juara dunia kelas berat WBODaniel Dubois mengaku selalu merasakan kegugupan menjelang pertarungan.
Namun, petinju Inggris berusia 29 tahun itu bertekad mengendalikan emosinya dan mengubah energi tersebut menjadi agresivitas saat menghadapi Fabio Wardley dalam duel ulang di O2 Arena, Sabtu (17/10).
Daniel Dubois akan menjalani pertahanan pertama gelar WBO melawan Wardley, petinju yang dikalahkannya dalam pertarungan di Manchester lima bulan lalu.
Saat itu, Dubois sempat dua kali terjatuh dalam tiga ronde pertama sebelum bangkit dan mengambil alih kendali pertarungan.
Ia kemudian terus menekan Wardley hingga lawannya mengalami luka dan menerima banyak pukulan.
Wasit akhirnya menghentikan pertarungan pada ronde ke-11 untuk memastikan kemenangan Dubois.
Petinju yang memiliki rekor 23 kemenangan dan tiga kekalahan, termasuk 22 kemenangan knockout (KO), mengakui kegugupan sebelum pertarungan pertama turut memengaruhi penampilannya pada ronde-ronde awal.
Namun, ia tidak yakin perasaan tersebut akan hilang dalam pertemuan kedua mereka.
“Saya memang seorang petarung, dan Anda harus memahami bagaimana diri Anda sebagai petarung. Ini soal menjaga keseimbangan. Kegugupan bisa menjadi kekuatan jika Anda tahu cara memanfaatkannya dan mengendalikannya,” kata Dubois.
Ketika ditanya mengenai penyebab kegugupannya, Dubois mengaku tidak dapat memberikan jawaban pasti. Ia bahkan mengatakan perasaan tersebut justru semakin kuat ketika bel pertandingan berbunyi.
“Apakah kegugupan itu hilang saat bel pertama berbunyi? Tidak,” ujarnya sambil tersenyum. “Justru semakin buruk!”
Meski demikian, Dubois telah beberapa kali menunjukkan kemampuannya mengelola emosi sepanjang karier profesionalnya. Pada usia 29 tahun, ia sudah dua kali menyandang status juara dunia kelas berat.
Daniel Dubois mengatakan bahwa dirinya menikmati pertarungan yang memungkinkan ia menyalurkan seluruh energi dan emosi kepada lawan.
Baginya, tinju menjadi sarana untuk melepaskan tekanan yang tersimpan di dalam dirinya.
“Saya menikmati memberikan pukulan dan menyalurkan kekacauan itu kepada lawan. Rasa sakit yang ada di dalam diri saya, saya limpahkan kepadanya. Itulah tinju, olahraga ini melepaskan apa pun yang ada di dalam diri Anda. Ini semacam saluran pelampiasan, bukan?” katanya.
Ia mengaku tidak sabar kembali naik ring untuk menghadapi Wardley dan membuktikan kemampuannya dalam mempertahankan gelar.
Di luar ring, Daniel Dubois dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang membicarakan kehidupan pribadinya.
Ketika ditanya bagaimana ia mengendalikan sifat agresif yang disebutnya sebagai bagian dari kepribadiannya, ia menjawab bahwa dirinya tidak selalu mampu melakukannya.
“Saya bahkan membuat kekacauan di rumah,” katanya.
Dubois kemudian menegaskan bahwa ia belum ingin mengungkapkan lebih banyak mengenai kehidupan pribadinya.
Ia memilih memusatkan perhatian pada pertarungan melawan Wardley yang akan menjadi ujian penting dalam perjalanan kariernya sebagai juara dunia.
Artikel Tag: wbo, daniel dubois, fabio wardley
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/daniel-dubois-akui-gugup-jelang-pertarungan-ulang-lawan-fabio-wardley
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini