Bob Arum Akui Kemenangan George Foreman Jadi Puncak Kariernya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 11 Jul 2026, 14:52 WIB - 92 views
Bob Arum

Bob Arum

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Nama Bob Arum tidak bisa dipisahkan dari sejarah tinju dunia. Selama lebih dari lima dekade berkarier sebagai promotor, pendiri Top Rank itu telah menggelar berbagai pertarungan ikonik yang melibatkan banyak petinju legendaris, mulai dari Muhammad Ali, Sugar Ray Leonard, Oscar De La Hoya, Manny Pacquiao, hingga Tyson Fury.

Karier Arum sebagai promotor dimulai pada 1972 ketika ia menggelar pertarungan Muhammad Ali melawan George Chuvalo. Saat itu Ali tengah berupaya bangkit setelah kalah dari Joe Frazier dalam duel bersejarah bertajuk Fight of the Century setahun sebelumnya.

Di bawah naungan Bob Arum, Ali kemudian berhasil membalas kekalahannya dari Frazier dan mencatat salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah tinju saat mengalahkan George Foreman pada laga legendaris Rumble in the Jungle di Zaire pada 1974. Kemenangan tersebut mengembalikan gelar juara dunia kelas berat ke tangan Ali dan menjadi salah satu pertarungan paling dikenang sepanjang masa.

Meski pernah terlibat dalam berbagai momen besar itu, Arum mengaku ada satu peristiwa lain yang justru paling membanggakan baginya. Dalam wawancara bersama DAZN Boxing, pria berusia 94 tahun tersebut menyebut keberhasilan George Foreman merebut kembali gelar juara dunia kelas berat pada usia 45 tahun sebagai pencapaian yang paling berkesan.

"Selama bertahun tahun saya terlibat dalam banyak pertarungan besar. Namun, salah satu momen yang paling saya banggakan adalah ketika membawa George Foreman kembali bertarung memperebutkan gelar dunia melawan Michael Moorer," ujar Bob Arum.

Ia mengenang bagaimana banyak pihak meragukan peluang Foreman karena faktor usia dan kondisi fisiknya. Namun, pengalaman dan kekuatan pukulan sang petinju mampu mengubah jalannya pertarungan.

"Dia tertinggal di semua ronde, tetapi terus mencari posisi untuk melepaskan pukulan andalannya. Pada akhirnya dia berhasil menjatuhkan Moorer dengan knockout. Bagi saya, itu menjadi salah satu puncak karier sebagai promotor," lanjutnya.

Pada November 1994, Foreman mencetak sejarah dengan menghentikan Michael Moorer pada ronde ke 10 untuk merebut sabuk juara dunia kelas berat WBA dan IBF. Saat itu usianya telah menginjak 45 tahun, menjadikannya petinju tertua yang pernah memenangkan gelar juara dunia kelas berat.

Rekor tersebut masih bertahan hingga kini dan dianggap sebagai salah satu pencapaian paling luar biasa dalam sejarah tinju profesional. Hingga saat ini, belum ada petinju kelas berat yang mampu menyamai, apalagi melampaui, prestasi bersejarah milik George Foreman.

Artikel Tag: wba, ibf, muhammad ali, bob arum, george foreman, heavyweight

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/bob-arum-akui-kemenangan-george-foreman-jadi-puncak-kariernya
92
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini