Shakur Stevenson Bidik Duel-Duel Besar Usai Gabung dengan Zuffa Boxing

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 11 Jul 2026, 03:56 WIB - 78 views
Shakur Stevenson mengaku memilih Zuffa Boxing karena yakin tetap dapat menjalani pertarungan-pertarungan terbesar dalam kariernya. (Foto: Fight TV)

Shakur Stevenson mengaku memilih Zuffa Boxing karena yakin tetap dapat menjalani pertarungan-pertarungan terbesar dalam kariernya. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Bergabungnya juara dunia empat divisi Shakur Stevenson ke Zuffa Boxing menjadi salah satu langkah terbesar dalam sejarah promotor tersebut.

Namun, di balik perekrutan bernilai tinggi itu, muncul pertanyaan apakah Zuffa Boxing mampu memenuhi ambisi Stevenson untuk menghadapi lawan-lawan terbaik di dunia.

Steven Shakur Stevenson son resmi menandatangani kontrak multi-pertandingan dengan promotor yang dipimpin CEO UFC, Dana White.

Selain nilai kontrak yang disebut sangat besar, petinju berusia 29 tahun itu mengaku memilih Zuffa Boxing karena yakin tetap dapat menjalani pertarungan-pertarungan terbesar dalam kariernya.

"Saya tidak akan menandatangani kontrak jika tidak bisa mendapatkan pertarungan yang saya inginkan. Saya ingin menghadapi lawan terbaik dan menjalani pertarungan terbesar. Itulah alasan saya berada di olahraga ini," kata Shakur Stevenson kepada ESPN.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena berbeda dengan pola yang selama ini diterapkan Zuffa Boxing.

Sejak berdiri, para petinjunya hanya bertanding melawan sesama petinju di bawah naungan Zuffa Boxing, sementara promotor itu belum pernah bekerja sama dengan promotor lain untuk menggelar pertandingan lintas organisasi.

Apabila Stevenson benar-benar ingin menghadapi lawan-lawan elite, Zuffa Boxing diperkirakan harus membuka peluang bernegosiasi dengan promotor lain.

Langkah tersebut dinilai tidak mudah mengingat hubungan Dana White dengan sejumlah promotor besar, termasuk Oscar De La Hoya dari Golden Boy Promotions dan Eddie Hearn dari Matchroom Boxing, selama ini kerap diwarnai perbedaan pandangan.

Meski demikian, perekrutan Shakur Stevenson tetap meningkatkan kredibilitas Zuffa Boxing sebagai pemain baru di industri tinju.

Pemegang sabuk juara WBO kelas welter ringan itu dinilai dapat menarik lebih banyak petinju papan atas untuk bergabung dengan promotor tersebut.

Di sisi lain, gaya bertarung Stevenson juga menghadirkan tantangan tersendiri.

Ia dikenal sebagai petinju dengan kemampuan bertahan dan teknik yang sangat tinggi, tetapi penampilannya sering kali berlangsung sepihak sehingga dianggap kurang menarik bagi penonton kasual yang lebih menyukai pertarungan penuh aksi.

Hal itu terlihat ketika Stevenson mendominasi Teofimo Lopez pada Januari lalu untuk merebut gelar WBO kelas welter ringan.

Meski menang telak, penampilannya lebih banyak diapresiasi oleh penggemar tinju teknis dibanding pencinta pertarungan yang mengandalkan knockout.

Stevenson juga menegaskan tidak tertarik menghadapi sesama petinju Zuffa Boxing seperti Jose Valenzuela, yang sebelumnya sempat menantangnya. Sebaliknya, ia membidik duel melawan juara dunia kelas welter Devin Haney atau menghadapi Gervonta Davis, dua nama yang telah lama dikaitkan dengannya.

Selain persoalan lawan, Stevenson juga menghadapi ketidakpastian mengenai kelas bertanding. Saat ini ia masih memegang sabuk WBO kelas welter ringan 140 pound, sementara Zuffa Boxing belum memiliki divisi tersebut.

Namun, Stevenson yakin dirinya akan mendapat fleksibilitas lebih besar dibanding petinju lain dan percaya hubungan baik Zuffa Boxing dengan Turki Alalshikh akan membantu mewujudkan pertarungan-pertarungan besar yang diinginkannya.

Keberhasilan Zuffa Boxing memenuhi ambisi Stevenson kini menjadi ujian berikutnya.

Jika promotor itu mampu menghadirkan lawan-lawan elite dari berbagai organisasi, perekrutan Stevenson berpotensi menjadi titik balik yang mengubah peta persaingan dunia tinju profesional.

Artikel Tag: dana white, shakur stevenson

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-bidik-duel-duel-besar-usai-gabung-dengan-zuffa-boxing
78
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini