Bill Haney Ingin Devin Haney Hadapi Jaron Ennis Setelah Unifikasi Gelar

Devin Haney baru saja memperkuat statusnya di kelas junior welter dengan menghentikan Xander Zayas pada ronde ketujuh. (Foto: Fight TV)
Bill Haney melihat pertarungan antara putranya, Devin Haney, dan Jaron “Boots” Ennis sebagai duel yang sulit dihindari.
Namun, menurutnya, kedua petinju masih memiliki sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum pertarungan besar tersebut dapat terwujud.
Ennis baru saja memperkuat statusnya di kelas junior welter dengan menghentikan Xander Zayas pada ronde ketujuh.
Kemenangan itu membuat petinju Philadelphia tersebut merebut gelar WBA dan WBO kelas 154 pound.
Sementara itu, Devin Haney merupakan pemegang gelar WBO kelas welter.
Bill Haney, yang menjadi pelatih sekaligus manajer putranya, berharap Ennis terlebih dahulu menyelesaikan persaingan di kelas 154 pound sebelum turun kembali untuk menghadapi Devin.
"Kami akan membereskan 147 pound. Ennis bisa membereskan 154 pound, kemudian kita bertemu," kata Bill kepada Champside. "Silakan hadapi Vergil Ortiz, Sebastian Fundora, lakukan pekerjaan berat di 154 pound, lalu kita bertemu."
Ennis memang memiliki banyak kandidat lawan di kelas junior welter.
Fundora, juara WBC kelas 154 pound, telah menyatakan keinginannya menghadapi Ennis dalam pertarungan unifikasi tiga gelar setelah menjalani mandatory defense melawan Ermal Hadribeaj pada 17 Oktober di Carson, California.
Josh Kelly, pemegang gelar IBF kelas 154 pound, juga mengincar pertarungan melawan Ennis sebelum akhir tahun. Sementara itu, Vergil Ortiz Jr. terus membidik duel tersebut setelah sebelumnya hampir berhadapan dengan Ennis.
Ortiz merupakan juara interim WBC dan dianggap sebagai salah satu ancaman terbesar bagi Ennis. Dalam peringkat The Ring, Ennis berada di posisi pertama, Ortiz kedua, Fundora ketiga, dan Kelly keenam.
Pertarungan Ennis dan Ortiz sempat hampir terwujud tahun ini.
Namun, persoalan hukum antara Ortiz dan promotornya, Oscar De La Hoya, membuat negosiasi terhenti. Keduanya kini telah berdamai dan kembali berharap mendapatkan kesempatan menghadapi Ennis.
Di sisi lain, Devin Haney juga memiliki agenda sendiri. Setelah gagal mendapatkan pertarungan melawan juara WBA Rolando “Rolly” Romero dan Keyshawn Davis, petinju berusia 27 tahun itu kini mempertimbangkan beberapa opsi.
Salah satunya adalah duel melawan Jack Catterall, petinju peringkat ketiga The Ring di kelas welter yang juga memegang gelar sekunder WBA. Namun, target terbesar keluarga Haney tetap rematch melawan Ryan Garcia.
Bill menilai duel kedua melawan Garcia lebih besar secara komersial. Ia juga percaya kemenangan Devin atas Garcia akan meningkatkan nilai pertarungan melawan Ennis.
"Saya pikir pertarungan melawan Ryan Garcia lebih besar. Tetapi ketika dia mengalahkan Ryan Garcia, itu akan membuat pertarungan melawan Boots Ennis menjadi lebih besar," ujar Bill.
Artikel Tag: devin haney, jaron ennis, xander zayas
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/bill-haney-ingin-devin-haney-hadapi-jaron-ennis-setelah-unifikasi-gelar

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini