Berita Tinju: Sonny Liston Punya Promotor Berafiliasi Mafia dan Asisten Seorang Bandar Judi

Penulis: Hanif Rusli
Senin 17 Okt 2016, 15:59 WIB
Berita Tinju: Sonny Liston Punya Promotor Berafiliasi Mafia dan Asisten Seorang Bandar Judi

Sonny Liston (kanan) meng-KO Floyd Patterson dalam dua pertemuan

Ligaolahraga.com -

Ligaolahraga – Ragam Tinju: Saat ditemukan tak bernyawa, Sonny Liston dinilai meregang nyawa secara tidak sengaja akibat ulahnya sendiri setelah ditemukan jarum penuh heroin pada lengannya. Namun dalam buku “The Murder of Sonny Liston”, sang penulis Shaun Assael melihat faktor pendorong lain kematian petinju yang dua kali dikalahkan Muhammad Ali itu.

Liston dilahirkan di Forrest City, Arkansas, AS, sekitar awal 1930-an – tanggal dan tahunnya tidak diketahui – anak ke-24 dari seorang ayah “bajingan payah” yang berprofesi sebagai petani bagi hasil. Saat remaja, Liston terdampar di St. Louis dan mulai merampok sejumah restoran dan SPBU.

Dia pun mendarat di penjara, belajar bertinju dan namanya langsung meroket di dunia adu kepalan itu. Saat Liston menjadi penantang utama bagi juara bertahan kelas berat Floyd Patterson pada 1960, keberadaannya sontak menjadi skandal berskala nasional.

Pihak Kongres AS berdebat apakah Liston – yang dalam catatan kriminalnya disebutkan pernah mematahkan kaki seorang polisi pada 1956 – cukup beradab untuk masuk ring dan memukuli orang lain sampai babak-belur.

Bersaksi di hadapan komite Senat AS terkait hal itu, Liston mengatakan dirinya tidak mencicipi bangku sekolah, dipaksa bekerja sejak usia kanak-kanak untuk membantu ayahnya memberikan makan 25 anak, dan dapat menandatangani namanya namun tidak bisa menuliskan alamatnya sendiri.

Liston juga ditanyakan perihal promotornya yang memiliki hubungan dengan kelompok mafia. Dia pun menjawab, “Saya tidak bisa memberikan penilaian terhadap siapa pun. Saya pun tidak sempurna.”

Kontroversi ini menjadi fokus utama. Bintang bisbol kulit hitam Jackie Robinson berkata Liston pantas mendapatkan kesempatan memperebutkan gelar, meski punya catatan kriminal yang buruk. Sementara Presiden AS saat itu John Kennedy “mendesak Patterson untuk menemukan lawan lain dengan ‘karakter lebih baik’.”

Liston mendapatkan kesempatan memperebutkan gelar pada 1962, memenangi sabuk dalam duel perebutan gelar kelas berat pertama yang ditentukan di ronde pertama. Patterson mendapatan kesempatan bertarung ulang setahun kemudian dan kembali kalah KO di ronde pertama.

Ketika berlatih di Las Vegas untuk pertarungan ulang versus Patterson, menurut Assael, Liston bertemu dengan seorang bandar judi yang punya banyak jaringan, Ash Resnick. Dia pun menjadi “concierge” pribadi Liston, “menawarkan apa pun kepada Liston, dari pakaian bagus sampai kawan bergaul.”

Artikel Tag: Sonny Liston, Floyd Patterson, Shaun Assael, Tinju

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/berita-tinju-sonny-liston-punya-promotor-berafiliasi-mafia-dan-asisten-seorang-bandar-judi
2529  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini