Ben Whittaker Buka Peluang Hadapi Anthony Yarde di Kelas Berat Ringan

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 10 Jun 2026, 09:50 WIB - 104 views
Ben Whittaker mengaku menghormati pencapaian Yarde, namun yakin memiliki kemampuan untuk mengalahkan petinju berusia 34 tahun tersebut. (Foto: Fight TV)

Ben Whittaker mengaku menghormati pencapaian Yarde, namun yakin memiliki kemampuan untuk mengalahkan petinju berusia 34 tahun tersebut. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Petinju kelas berat ringan Inggris Ben Whittaker membuka peluang menghadapi rekan senegaranya, Anthony Yarde, dalam pertarungan yang berpotensi menjadi ujian terbesar dalam karier profesionalnya sejauh ini.

Whittaker yang masih berusia 29 tahun terus menunjukkan perkembangan pesat sejak beralih ke dunia profesional setelah meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020.

Dengan catatan tak terkalahkan 11 kemenangan, satu hasil imbang, dan delapan kemenangan knockout, namanya kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu penantang potensial di divisi 175 pon.

Dalam wawancara dengan The Ring, Ben Whittaker mengaku menghormati pencapaian Yarde, namun yakin memiliki kemampuan untuk mengalahkan petinju berusia 34 tahun tersebut jika keduanya bertemu di atas ring.

“Saya pikir itu nama yang sangat bagus. Saya sangat menghormatinya. Dia telah melakukan hal-hal hebat, tetapi saya yakin bisa mengalahkannya,” kata Whittaker.

“Dia akan menjadi pertarungan yang menarik. Anak muda melawan petinju yang lebih berpengalaman akan menjadi laga yang bagus.”

Yarde saat ini merupakan salah satu petinju papan atas di kelas berat ringan. Ia memiliki rekor 27 kemenangan dan empat kekalahan, dengan 24 kemenangan diraih melalui knockout.

Meski belum pernah menjadi juara dunia, Yarde sudah tiga kali mendapat kesempatan memperebutkan gelar dunia.

Ia sempat memberikan perlawanan sengit kepada mantan juara dunia Sergey Kovalev pada 2019 sebelum kalah TKO di ronde ke-11.

Empat tahun kemudian, ia juga nyaris mengejutkan juara tak terbantahkan Artur Beterbiev setelah unggul di dua kartu juri sebelum dihentikan pada ronde kedelapan.

Namun, kesempatan terakhir Yarde merebut gelar dunia berakhir kurang memuaskan. Ia kalah TKO ronde ketujuh dari David Benavidez pada November tahun lalu.

Saat ini, Yarde menempati peringkat keempat kelas berat ringan versi The Ring.

Sementara itu, Ben Whittaker tengah mempersiapkan debutnya di Amerika Serikat.

Ia dijadwalkan menghadapi Richard Rivera dalam pertarungan 10 ronde pada 27 Juni di Barclays Center, New York, sebagai bagian dari kartu pertandingan utama yang menampilkan duel Xander Zayas melawan Jaron Ennis.

Rivera memiliki rekor 27 kemenangan dan dua kekalahan. Salah satu laga paling menonjol dalam kariernya adalah kekalahan split decision dari mantan juara dunia Badou Jack pada 2022.

Ben Whittaker menilai meningkatnya tuntutan publik agar dirinya menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh merupakan tanda bahwa kemampuannya mulai diakui.

“Itu sebuah pujian bagi saya. Ketika orang berkata saya harus melawan petinju tertentu, itu berarti mereka percaya saya cukup bagus untuk mengalahkannya,” ujar Whittaker.

Ia juga menegaskan bahwa kualitas lawan-lawannya selama ini kerap diremehkan. Menurutnya, penampilannya yang dominan membuat para lawan terlihat biasa saja di mata publik.

Dengan performa impresif dan dua kemenangan knockout beruntun di ronde pertama, duel melawan Yarde kini mulai dipandang sebagai langkah logis berikutnya untuk mengukur sejauh mana kesiapan Whittaker bersaing di level elite kelas berat ringan dunia.

Artikel Tag: sergey kovalev, ben whittaker

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/ben-whittaker-buka-peluang-hadapi-anthony-yarde-di-kelas-berat-ringan
104
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini