Usai Penantian Panjang, Yannick Hanfmann Maju Ke Final Di Santiago

Yannick Hanfmann [image: getty images]
Berita Tenis: Yannick Hanfmann melaju ke final turnamen ATP untuk kali pertama dalam enam musim terakhir dan kini hanya tinggal satu kemenangan lagi untuk meraih gelar perdananya.
Petenis berkebangsaan Jerman melaju ke final Chile Open, Santiago musim 2026 setelah mengalahkan petenis unggulan pertama, Francisco Cerundolo dengan 6-3, 6-4 di semifinal. Sebelum pekan ini, ia belum pernah melenggang ke final sejak September 2020, ketika ia kalah dari petenis berkebangsaan Serbia, Miomir Kecmanovic di Kitzbuhel.
“Saya rasa dari poin pertama hingga terakhir, saya memainkan pertandingan yang sangat apik,” seru Hanfmann. “Saya harus melakukan itu untuk melawannya. Ia petenis hebat dan saya tahu bahwa saya harus menampilkan permainan terbaik saya. Saya sangat, sangat senang.”
Petenis berkebangsaan Argentina, Cerundolo meraih gelar juara di Buenos Aires dua pekan lalu dan tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanannya ke semifinal Chile Open. Tetapi, ia tidak mampu mengatasi petenis berkebangsaan Jerman yang bermain dengan rapi dan mendominasi pertandingan dengan servisnya.
Petenis berusia 34 tahun memenangkan 79 persen poin dari servis pertamanya dan memanfaatkan 27 unforced error Cerundolo. Ia juga berhasil menangkis kedua peluang break point yang ia hadapi, termasuk penyelamatan penting pada kedudukan 5-4 di set kedua saat melakukan servis untuk memenangkan pertandingan.
“Wajar jika merasa gugup saat memasuki final,” tutur Hanfmann. “Tetapi pada akhirnya, saya percaya dan bahkan pada peluang break point, saya percaya pada pukulan saya dan kemampuan saya untuk tetap bertahan dalam reli.”
Hanfmann akan mencoba memenngkan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya saat menghadapi petenis unggulan kedua, Luciano Darderi di final Chile Open.
Di semifinal kedua, Darderi menampilkan performa yang luar biasa untuk mengalahkan juara musim 2024, Sebastian Baez dengan 6-4, 6-3 dalam waktu 1 jam 29 menit. Petenis berkebangsaan Italia kini telah memenangkan ketiga pertemuan mereka pada musim 2026.
“Sebastian adalah lawan yang tangguh,” ujara Darderi. “Kami sudah bermain tiga kali musim ini. Ia petenis yang luar biasa di clay-court. Ia telah memenangkan lebih dari enam atau tujuh gelar. Jadi, selalu sulit untuk melawannya.”
Darderi, yang mencapai final di Buenos Aires, akan melakoni final keduanya musim ini sekaligus final keenam dalam kariernya di Santiago musim ini. Ia unggul 1-0 dalam head to head melawan Hanfmann. Satu-satunya pertemuan mereka terjadi di perempatfinal Cordoba Open, di mana petenis berkebangsaan Italia menang dengan dua set langsung.
Artikel Tag: yannick hanfmann, chile open, francisco cerundolo, luciano darderi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/usai-penantian-panjang-yannick-hanfmann-maju-ke-final-di-santiago
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini