Terence Atmane Akui Bak Lalui Neraka Demi Selesaikan Pertandingan Di Madrid

Penulis: Dian Megane
Minggu 26 Apr 2026, 20:42 WIB - 105 views
Terence Atmane Akui Bak Lalui Neraka Demi Selesaikan Babak Kedua Di Madrid

Terence Atmane [image: PsNewz]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Terence Atmane menggambarkan apa yang ia rasakan ketika mengakhiri pertandingan melawan Ugo Humbert dalam keadaan kram total, menjadikannya sebuah upaya bertahan hidup yang luar biasa.

Petenis berkebangsaan Prancis menjadi bintang dalam salah satu momen paling liar dan mengejutkan musim 2026 sejauh ini, setelah ia berhasil memenangkan satu game dan babak tiebreak setelah menderita kram hebat yang benar-benar melumpuhkannya. Ia pun melaju ke babak ketiga Madrid Open dengan mengalahkan rekan senegaranya, Humbert yang tidak menerima kejadian tersebut dengan baik.

Pertandingan antara kedua petenis berkebangsaan Prancis di Madrid Open berjalan lancar hingga kedudukan 5-4 di set kedua. Saat itu peringkat 47 dunia yang tetap berhasil menyelesaikan pertandingan.

“Rasanya seperti melewati neraka untuk menang kali ini. Saya hanya mencoba melakukan yang terbaik yang saya bisa, seperti yang selalu saya lakukan. Hari ini saya harus berjuang dengan seluruh tubuh saya yang kram, jadi itu tidak mudah, tetapi mampu menang dalam dua set adalah sesuatu yang luar biasa karena saya benar-benar dalam kondisi fisik yang buruk dan hanya mencoba bertahan,” seru Atmane.

"Saya berjuang sekeras mungkin, memulihkan diri sebanyak mungkin di antara poin, bernapas, dan meluangkan waktu sesuai aturan. Terkadang 25 detik berlalu sangat cepat, jadi saya selalu berusaha siap untuk melakukan servis dan pengembalian. Ada saat-saat ketika saya merasa akan kram sepenuhnya dan ada saat-saat lain ketika saya merasa lebih baik, jadi sulit untuk menemukan keseimbangan.”

Terkait manajemen nyeri dan strategi bertahan hidup poin demi poin, Atmane menambahkan, "Jika pertandingan berlanjut ke set ketiga, saya akan mencoba hal yang sama, memulihkan diri semaksimal mungkin, minum, makan. Terkadang kramnya hilang, jadi bagi saya itu hanya masalah waktu untuk bisa kembali ke level saya. Saat ini, saya merasa terbatas secara fisik, jelas, karena saya belum pulih sepenuhnya. Bahkan saat mandi pun, saya masih mengalami kram, jadi sulit untuk mencapai titik ini."

“Sekarang tugas fisioterapis, membantu saya pulih semaksimal mungkin, memberi tahu saya apa yang harus saya makan, kapan harus tidur, dan berusaha siap untuk pertandingan berikutnya, yang akan sangat penting.”

Petenis berusia 24 tahun menyebutkan momen kritikal.

“Sampai kedudukan 7-6, 5-4 semuanya sempurna. Saya rasa saya sedikit tegang untuk menyelesaikan pertandingan dan di poin pertama game itu, saya mulai kram. Saya tidak terbiasa dengan itu, jadi saya sedikit panik, tidak bisa bernapas dengan benar, dan semakin lama semakin parah. Dalam pikiran saya, saya hanya berusaha untuk tidak menunjukkan apa pun dan menyelesaikan pertandingan secepat mungkin. Tetapi ia berhasil mengejar, jadi saya harus terus berjuang, dan itulah yang saya lakukan,” papar Atmane.

Selain mengalami kram, petenis peringkat 47 dunia pun harus menyaksikan akhir yang menegangkan dengan Humbert

"Saya sepenuhnya mengerti bahwa ia mungkin kesal dengan apa yang terjadi. Saya pikir ada alasan untuk itu. Saya tidak bisa menyalahkannya atau marah padanya. Saya hanya bisa meminta maaf karena itu bukan yang saya inginkan. Saya hanya ingin memainkan pertandingan. Saya mengerti reaksinya dalam salam penutup. Agak menyedihkan bahwa ini berakhir seperti ini, tetapi begitulah adanya," tegas Atmane yang akan berduel melawan petenis unggulan kedua, Alexander Zverev di babak ketiga Madrid Open.

Artikel Tag: madrid open, ugo humbert, terence atmane

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/terence-atmane-akui-bak-lalui-neraka-demi-selesaikan-pertandingan-di-madrid
105
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini