Tennys Sandgren Luapkan Kekesalan Terkait Akhir Karantina Di Melbourne

Penulis: Dian Megane
Kamis 28 Jan 2021, 17:41 WIB
Tennys Sandgren bisa terbang menuju Melbourne meski ia positif COVID-19

Tennys Sandgren ketika tampil di Cincinnati Open 2020

Berita Tenis: Sejumlah petenis di Australia kembali merasa frustasi usai dikonfirmasi bahwa mereka akan menghabiskan satu hari ekstra untuk dikarantina, termasuk Tennys Sandgren.

Pada hari Kamis (28/1) waktu setempat, Sandgren mengunggah video yang isinya mengkritik Tennis Australia atas penanganan mereka terkait situasi yang tengah terjadi. Hal tersebut berbanding terbalik dengan dua pekan lalu ketika ia memuji Tennis Australia setelah mereka berhasil menempatkannya dalam penerbangan menuju Melbourne meski ia positif terinfeksi COVID-19.

Petenis AS dan rekan sesama petenis berharap bisa meninggalkan hotel setelah 14 hari sampai mereka diberi tahu bahwa pembebasan mereka belum dipastikan dan bisa bertahan sampai hari Minggu (31/1), delapan hari sebelum dimulainya Australian Open.

“Saya baru mengetahui bahwa kami tidak akan bisa meninggalkan kamar sampai tengah malam esok hari yang membuat kami mendekati 15 hari berada di kamar ini,” ungkap Sandgren dalam video yang ia unggah melalui Instagram.

“Itu menjadi hari lain ketika kami tidak bisa berlatih. Berlatih pada hari Sabtu, Minggu, Senin, dan melakoni sebuah pertandingan pada hari Selasa, sebuah pertandingan, pertandingan tenis kompetitif.”

“Setelah 16 hari, kami mendapatkan tiga hari berlatih, lalu pertandingan tenis.”

Petenis AS merupakan salah satu dari 72 petenis yang harus menjalani karantina ketat setelah dideklarasikan sebagai kontak dekat dengan seseorang yang positif terinfeksi COVID-19. Sejumlah hasil tes positif terdeteksi dari beberapa penerbangan menuju Melbourne dua pekan lalu. Sebagai konsekuensinya, para petenis menjalani karantina ketat di mana mereka dilarang meninggalkan kamar hotel mereka.

Sementara petenis nomor ganda, Oksana Kalashnikova juga terheran-heran dengan keputusan untuk memperpanjang karantina mereka, tetapi ia tidak mempermasalahkan hal tersebut.

“Kami bebas COVID-19 dan saya telah tinggal selama 14 dalam karantina serta tidak mempermasalahkannya. Pertanyaan saya berbeda, bukan tentang 14 hari, karena penelitian ilmiah menyatakan 14 hari dan itu yang diberi tahu kepada kami. Jika ada penjelasan tentang hari tambahan, saya tidak akan mempermasalahkannya,” tulis Kalashnikova melalui Twitter.

Semua petenis dan tim mereka akan dikeluarkan dari karantina selama mereka melewati tes kesehatan terakhir. COVID-19 Quarantine Victoria menyatakan total 960 petenis akan dikeluarkan tetapi tidak akan sekaligus dengan menerapkan sistem yang bertahap.

Dalam pernyataan yang dirilis, disebutkan bahwa, “Pihak yang dikarantina jelang Australian Open diharapkan keluar pada malam ini (28/1), dengan lebih banyak pihak akan keluar pada hari Jum’at, Sabtu, dan Minggu.”

“Tanggal kepergian dan jumlah yang keluar bisa saja berubah. Mereka harus menyerahkan hasil tes negatif COVID-19 dan tidak mengalami gejala sebelum keluar dari kewajiban karantina.”

“Mereka yang teridentifikasi sebagai kontak dekat harus mengembalikan hasil tes negatif dan menerima izin medis sebelum keluar dari kewajiban karantina. Mereka yang positif terinfeksi, harus tetap diisolasi sampai mereka menerima izin medis untuk keluar.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Tennys Sandgren

440  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini