Tennys Sandgren Diizinkan Lakukan Penerbangan Meski Positif COVID-19

Penulis: Dian Megane
Kamis 14 Jan 2021, 18:22 WIB
Tennys Sandgren dinyatakan positif COVID-19 untuk kali kedua pada hari Senin (11/1)

Tennys Sandgren ketika tampil di Australian Open 2020

Berita Tenis: Tennis Australia bersikeras bahwa protokol kesehatan diikuti setelah Tennys Sandgren akan diizinkan memasuki Melbourne kurang dari satu pekan setelah ia dinyatakan positif terpapar COVID-19.

Petenis yang melaju ke perempatfinal Australian Open musim 2020 mengunggah beberapa ciutan sebagai ekspresi dari dilema yang tengah dialaminya. Hasil tesnya menyatakan positif COVID-19 untuk kali kedua pada hari Senin (11/1) setelah pada saat Thanksgiving November lalu ia juga positif terinfeksi virus tersebut, sehingga mencuatkan keraguan apakah ia bisa melakukan penerbangan.

Namun dalam ciutan yang berbeda kurang dari dua jam setelah itu, ia dikonfirmasi bahwa ia berada di dalam pesawat sebelum menyebut turnamen direktur Australian Open, Craig Tiley sebagai penyihir.

“Tunggu, saya pikir mereka berusaha menaikkan saya 15 menit setelah pesawat seharusnya berangkat. Tas saya masih belum diperiksa,” tulis Sandgren melalui Twitter.

“Wah, saya berada dalam pesawat. Mungkin saya hanya menahan nafas saya terlalu lama. Craig Tiley adalah seorang penyihir,” tambah Sandgren tidak lama setelah ciutan sebelumnya.

Keputusan untuk mengizinkan petenis AS menuju situasi gelembung keselamatan di Melbourne muncul di tengah-tengah protokol yang digadang-gadang sebagai salah satu langkah paling ketat terkait COVID-19 yang akan diterapkan sebuah negara bagi para atlet.

Semua petenis yang tiba di Australia harus menjalani karantina selama 14 hari, di mana mereka hanya boleh meninggalkan kamar mereka untuk berlatih. Jika ada seorang pun yang melanggar, mereka bisa didenda dan bahkan dideportasi.

Alasan mengapa petenis AS diizinkan untuk memasuki situasi gelembung meski positif terinfeksi COVID-19 adalah karena fakta bahwa mereka yang pulih dari virus tersebut masih bisa mendapatkan hasil positif selama beberapa pekan mendatang.

Tennis Australia menyatakan bahwa keputusan tersebut mereka ambil setelah otoritas kesehatan setempat melihat kembali catatan medis Sandgren. Meski belum jelas bukti apa yang mereka miliki untuk membuktikan bahwa petenis AS tidak tertular virus, yang masih memungkinkan.

“Dalam kasus Tennys Sandren, yang telah mengungkapkan bahwa ia sebelumnya dinyatakan positif pada November lalu, catatan medisnya telah diperiksa oleh otoritas kesehatan Victoria,” ungkap Tennis Australia.

“Setelah menyelesaikan tinjauan tersebut, ia diizinkan untuk terbang. Kasus mana pun yang dinyatakan telah pulih harus melewati proses ini agar mendapatkan peluang untuk terbang ke sini demi Australian Open. Tidak ada seorang pun yang bisa terbang tanpa membuktikan bahwa hasil tes mereka negatif atau adanya izin khusus dari pihak berwenang yang mengkonfirmasi bahwa mereka tidak menular.”

“Setelah kedatangan, semua petenis dengan segera ditempatkan ke dalam situasi karantina selama 14 hari di bawah pihak berwenang dari COVID Quarantine Victoria dan akan menjalani jadwal tes yang lebih ketat daripada kebanyakan wisatawan yang kembali.”

Sebanyak 1.200 petenis dan masing-masing staf pelatih diharapkan akan mulai berdatangan sejak hari Kamis (14/1) untuk berpartisipasi di Australian Open yang akan digelar pada 8 -21 Februari.

Para petenis akan dikarantina sebelum mereka bisa mengikuti turnamen pemanasan di Melbourne Park yang akan dimulai pada 31 Januari.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Tennys Sandgren

375  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini