Reaksi Nishikori Ketika Hadapi Petenis Tangguh Seperti Federer Dan Nadal

Penulis: Dian Megane
Jumat 18 Des 2020, 15:25 WIB
Kei Nishikori [kanan] baru bisa mengklaim dua kemenangan dari 14 laga lawan Rafael Nadal [kiri]

Kei Nishikori [kanan] dan Rafael Nadal [kiri] ketika bertemu di French Open 2019

Berita Tenis: Runner up US Open musim 2014, Kei Nishikori mengakui bahwa ia selalu mendapatkan motivasi ekstra ketika bertanding melawan petenis tangguh seperti Roger Federer maupun Rafael Nadal.

Mantan petenis peringkat 4 dunia belum meraih banyak kesuksesan melawan Tiga Besar – Federer, Nadal, dan Novak Djokovic – tetapi tetap saja ia menikmati tantangan ketika bertanding melawan salah satunya.

“Sungguh menyenangkan bertanding melawan petenis tangguh seperti Federer atau Nadal. Hal itu memotivasi saya, saya selalu menikmati tantangan itu,” aku Nishikori.

Melawan Federer, petenis berkebangsaan Jepang tertinggal dengan 3-8. Petenis berkebangsaan Jepang terakhir kali mengalahkan petenis berkebangsaan Swiss di fase grup ATP Finals musim 2018.

Melawan Nadal, petenis peringkat 41 dunia tertinggal dengan 2-11 dan terakhir kali mengalahkan juara Grand Slam di Roland Garros musim 2020 ketika mereka bertemu di Olimpiade tahun 2016 pada babak perebutan medali perunggu.

Sementara pada musim 2020, petenis berusia 30 tahun hanya tampil di empat turnamen dan meski ia belum sepenuhnya kembali prima, ia berharap bisa siap tepat waktu demi musim yang baru dan mencapai hasil yang lebih baik di Australian Open.

“Karena pundak saya cedera, saya sangat kesulitan untuk melatih servis. Saya melakoni beberapa sesi latihan dengan Max selama beberapa pekan di AS. Sejak saya tiba di Jepang, saya tidak banyak berlatih, saya akan berlatih keras begitu kembali ke AS,” tutur Nishikori awal bulan ini.

“Pundak saya belum 100 persen pulih, tetapi proses rehabilitasinya berjalan dengan baik. Saya yakin kondisinya akan sempurna pada musim depan. Saya ingin memperbaiki performa servis saya.”

“Saya hanya melakoni beberapa pertandingan pada musim 2020, saya belum siap. Saya akan berusaha untuk melakoni pertandingan sebanyak mungkin pada musim depan untuk mendapatkan kembali rasa kompetitif itu. Semakin banyak saya melakoni pertandingan, akan semakin cepat perasaan kompetitif itu kembali. Saya menantikan untuk kembali berkompetisi.”

Sampai saat ini, ia belum bisa mewujudkan salah satu tujuan besarnya, yakni memenangkan gelar turnamen Masters 1000 maupun gelar Grand Slam.

“Saya sudah berusia 30 tahun, tetapi saya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Hal itu membuat saya merasa saya masih memilikinya, saya menikmatinya, dan berusaha agar mencapai banyak tujuan,” timpal Nishikori.

“Banyak hal yang berbeda terjadi setiap musimnya. Saya memiliki tujuan atau gambaran akan masa depan saya, tetapi saya hanya akan berlatih keras dan tidak terlalu banyak memikirkan masa depan.”

Artikel Tag: Tenis, Kei Nishikori, Roger Federer, Rafael Nadal

748  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini