Novak Djokovic Dianggap Tak Bertanggung Jawab Usai Lakukan Ini

Penulis: Dian Megane
Minggu 09 Jan 2022, 14:56 WIB
Novak Djokovic Dianggap Tak Bertanggung Jawab Usai Tertangkap Kamera Lakukan Ini

Novak Djokovic

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Kontroversi petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam, Novak Djokovic semakin menjadi-jadi seiring dengan banyak informasi yang terkuak.

Harapan petenis peringkat 1 dunia untuk turun di Australian Open musim ini berada di tangan Pengadilan Federal yang akan mendengarkan kasusnya pada hari Senin (10/1) ketika pengacaranya berusaha untuk membatalkan pembatalan visa masuk ke Australia.

Tim hukum petenis berkebangsaan Serbia membuat kejutan pada hari Sabtu (8/1) ketika terungkap dalam dokumen yang diserahkan kepada pengadilan bahwa sang petenis positif COVID-19 pada 16 Desember, hanya beberapa pekan lalu.

Dalam dokumen yang berisi 35 halaman menyatakan bahwa petenis peringkat 1 dunia telah menggunakan hal tersebut agar mendapatkan pengecualian medis untuk melakukan vaksin dengan alasan bahwa ia baru saja pulih dari infeksi virus tersebut.

Untuk kali kedua petenis berkebangsaan Serbia terinfeksi COVID-19 setelah ia juga terinfeksi pada Juni musim 2020 usai menggelar Adria Tour. Menurut pengajuan hukum, ia diberikan pengecualian tersebut setelah tidak menunjukkan gejala setelah baru pulih.

“Sertifikat pengecualian tersebut juga mencatatkan bahwa tanggal tes PCR dengan hasil positif COVID pertama tercatat pada 16 Desember 2021, sekarang telah 14 hari dan Tuan Djokovic tidak mengalami demam atau gejala pernafasan akibat COVID-19 dalam 72 jam terakhir,” isi dari dokumen pengadilan.

Masih belum jelas apakah 16 Desember adalah tanggal Djokovic melakukan tes PCR atau itu adalah tanggal ia mendapatkan hasil PCR, tetapi pertanyaan serius mencuat terkait perilaku petenis peringkat 1 dunia selama hari-hari sekitar ketika ia dites positif.

Sejumlah foto mencuat di media sosial yang memperlihatkan sang bintang tenis menghadiri sejumlah acara publik kira-kira saat ia dites positif.

Petenis berusia 34 tahun menghadiri pertandingan basket Euroleague pada 14 Desember, dua hari sebelum tes PCR positif. Ia duduk di sisi lapangan dan tidak mengenakan masker.

Pada hari yang sama ketika ia dinyatakan positif, ia menerima perangko peringatan untuk menghormatinya dalam sebuah acara yang diselengarakan Layanan Pos Nasional Serbia pada 16 Desember. Ia bahkan membagikan foto acara tersebut ke media sosial pada hari berikutnya.

Ia juga menghadiri acara penghargaan di Novak Tennis Centre, Belgrade pada 17 Desember.

Sejumlah foto di media sosial memperlihatkan bahwa ia berpose dengan anak-anak tanpa mengenakan masker.

Fakta bahwa Djokovic keluar dan tampil di acara publik yang dihadiri cukup banyak orang sementara ia sepertinya positif COVID-19 telah mencuatkan berbagai reaksi dengan sebagian besar mengkritiknya karena menempatkan orang lain dalam resiko tinggi untuk terinfeksi.

Penulis olahraga News Corp, Todd Balym menuliskan, “Jadi, apakah Djokovic berbohong dan tes positif COVID adalah kecurangan atau ‘pahlawan ini’ sangat mengabaikan siapapun dan semua orang, ia dengan senang hati mengambil resiko menularkan COVID kepada anak-anak. Reputasinya benar-benar hancur, tidak ada jalan kembali dari hal itu.”

Warga Australia, Natasha Robinson menuliskan, “Benar-benr tidak bertanggung jawab. Kotor sekali!”

Ada juga kebingungan yang meluas pada pengungkapan bahwa jika Djokovic memiliki alasan sah untuk pengecualian medis, ia telah melewatkan tenggat waktu yang ditentukan Tennis Australia.

Sebuah dokumen pedoman Tennis Australia memperjelas bahwa aplikasi apapun untuk pengecualian medis harus dikirim selambat-lambatnya Jum’at, 10 Desember 2021, enam hari sebelum petenis berkebangsaan Serbia dinyatakan positif COVID-19, yang berarti tes positif COVID akan sangat terlambat untuk pedoman pengecualian Tennis Australia.

Perkembangan terakhir tersebut menunjukkan jika ia tidak dites positif, Djokovic akan melewatkan Australian Open kecuali ia telah sepenuhnya divaksin atau memiliki alasan lain yang valid demi mendapatkan pengecualian medis.

Jurnalis tenis, Ben Rothenberg menuliskan, “Hal itu juga mencuatkan pertanyaan, sekitar 16 Desember, dengan hanya satu bulan tersisa sampai Australian Open dimulai, apa rencana Djokovic jika ia tidak dites positif COVID?”

“Apakah itu rencananya untuk memasuki Australian Open? Mengidap penyakit? Benar-benar aneh.”

Penulis tenis The Times, Stuart Fraser menyatakan, “Tidak yakin apakah 10 Desember adalah batas akhir pengecualian legal yang tegas atau tanggal pilihan yang dinyatakan penyelenggara dalam dokumen saran petenis.”

“Yang jelas, ada banyak hal yang tidak jelas di sekeliling peraturan itu.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Novak Djokovic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/novak-djokovic-dianggap-tak-bertanggung-jawab-usai-lakukan-ini
631  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini