Mirra Andreeva Merasa Lebih Tenang Usai Berbicara dengan Psikolog

Mirra Andreeeva [image: USTA]
Berita Tenis: Mirra Andreeva meyakini bahwa perubahan pola pikir menjadi kunci di balik kiprahnya di US Open musim 2026, setelah sebelumnya mencatatkan hasil yang naik turun selama beberapa pekan di turnamen.
Sejak meraih gelar Grand Slam pertamanya di French Open musim ini, petenis peringkat 5 dunia gagal memenangkan pertandingan beruntun di tiga turnamen berturut-turut sebelum mencapai babak keempat Cincinnati Open. Hal tersebut membuatnya mencatatkan 4-4 selama periode tersebut.
Petenis berusia 19 tahun telah membalikkan keadaan di Flushing Meadows, New York, di mana ia lolos ke perempatfinal US Open untuk kali pertama dalam kariernya. Kemenangan teranyar petenis unggulan kelima merupakan kemenangan maraton 5-7, 6-4, 6-3 atas petenis unggulan ke-24, Anastasia Potapova di babak keempat. Ia juga mengalahkan Janice Tjen, Eva Lys, dan Nikola Bartunkova.
"Saat datang ke turnamen ini, saya tidak tahu pasti apa yang bisa diharapkan karena hasil-hasil saya di sini sebelumnya tidak terlalu bagus. Saya tidak menaruh harapan tinggi. Rasanya saya belum bisa menemukan ritme permainan saya di sini. Tetapi sejauh ini, syukurlah, semuanya berjalan cukup baik,” jelas Andreeva.
Mengenai kunci kebangkitannya, ia mengatakan bahwa ia kini tidak terlalu membebani diri sendiri sehingga bisa lebih menikmati permainannya. Masalah tersebut bermula tidak lama setelah ia menjuarai French Open.
"Saya merasa lebih tenang karena tidak lagi menuntut terlalu banyak dari diri sendiri," lanjut Andreeva. "Setelah menjuarai French Open, saya merasa harus memenangkan setiap pertandingan yang saya jalani karena saya telah memenangkan turnamen terbesar dalam hidup saya."
“Sekarang saya menyikapinya dengan pola pikir, oke, saya tidak memenangkan Grand Slam, saya hanya memenangkan turnamen biasa. Saya berusaha melupakan fakta bahwa itu adalah Grand Slam, serta berusaha untuk tidak memikirkannya secara berlebihan.”
Perubahan mentalitas sang petenis belia terjadi setelah ia berbicara dengan psikolognya sesaat sebelum US Open dimulai.
“Saya menceritakan apa yang saya rasakan, bahwa saya merasa sangat stres dan menuntut diri sendiri secara berlebihan, serta merasa tidak bisa lagi bersikap lepas dan menikmati permainan seperti dulu,” ujar Andreeva.
“Itulah yang dikatakan olehnya (psikolognya). Saya merasa hal itu sangat membantu saat saya berlatih maupun saat bertanding. Saya benar-benar berusaha meyakinkan diri sendiri untuk tidak terlalu banyak berpikir atau mempertanyakan apa yang dikatakan tim saya. Itulah yang terus saya lakukan hingga saat ini, dan menurut saya, cara itu sejauh ini berhasil.”
Sementara itu di perempatfinal US Open, Andreea akan menghadapi petenis tuan rumah, Cori Gauff yang telah mengalahkannya di kelima pertemuan mereka sebelumnya, termasuk di Roma awal musim ini.
Artikel Tag: us open, anastasia potapova, cori gauff, mirra andreeva
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/mirra-andreeva-merasa-lebih-tenang-usai-berbicara-dengan-psikolog
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini