Cori Gauff Tak Pahami Tekanan Unik Yang Dialami Alexandra Eala

Penulis: Dian Megane
Senin 07 Sep 2026, 10:48 WIB - 132 views
Cori Gauff MengakuTak Pahami Tekanan Unik Yang Dialami Alexandra Eala

Cori Gauff [kiri] dan Alexandra Eala [kanan] [image: x/bnpparibasopen]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Cori Gauff mengatakan ia sama sekali tidak bisa memahami tekanan yang dipikul Alexandra Eala, hanya karena petenis berkebangsaan Filipina merupakan petenis pertama dari negaranya yang meraih pencapaian besar di dunia tenis.

Sejak pencapaian sensasional Eala menembus semifinal Miami Open sebagai penerima wildcard pada bulan Maret 2025, ketenaran dan popularitas sang petenis belia meroket. Di mana pun petenis ia bertanding, penonton selalu memadati arena, sebagian besar terdiri dari diaspora Filipina. Selain itu, ia juga telah menjadi salah satu sosok favorit penggemar, bahkan di luar Filipina.

Hal tersebut sangatlah wajar. Petenis berusia 21 tahun memiliki kharisma yang kuat dan telah mencatatkan sejumlah rekor.

Salah satu rekor awal yang dicetak Eala adalah menjadi petenis pertama dari negaranya yang berhasil menembus peringkat 100 besar dunia, sebelum masuk ke jajaran 50 besar. Ia juga merupakan petenis pertama dari negaranya yang mampu mengalahkan sejumlah juara Grand Slam dan bintang-bintang papan atas (petenis peringkat 10 besar). Ia juga menjadi petenis putri Filipina pertama yang memenangkan gelar turnamen WTA setelah sukses menjuarai Washington Open pada awal musim panas lalu.

Namun seperti yang lazim terjadi, semakin besar ketenaran seseorang, semakin besar pula tekanan dan ekspektasi yang dibebankan kepadanya.

Saat menjelaskan mengapa petenis peringkat 4 dunia tidak bisa sepenuhnya memahami tekanan yang dirasakan Eala, ia menyebutkan bahwa AS memiliki sejarah tenis yang sangat kaya, sehingga ia bukanlah petenis AS pertama yang meraih prestasi besar.

"Tidak, saya sama sekali tidak bisa memahaminya. Karena ia adalah petenis Filipina pertama yang berhasil mendobrak berbagai batasan seperti yang telah dilakukannya. Terutama di kategori putri, jika bicara soal atlet asal Filipina, apa yang dilakukannya bagi negaranya mirip dengan kiprah Manny Pacquiao. Saya beruntung berasal dari AS, tempat kami memiliki banyak sosok ikonik yang bisa dijadikan panutan, orang-orang yang telah membuka jalan bagi saya untuk bisa berada di posisi saya saat ini," jelas Gauff.

Meskipun juara French Open musim 2025 menilai tekanan yang dihadapi Eala itu unik, ia menambahkan bahwa ada aspek-aspek tertentu yang membuatnya bisa memahami situasi petenis peringkat 18 dunia.

"Saya tidak bisa sepenuhnya merasakan hal yang sama dalam aspek itu. Satu-satunya hal yang bisa saya pahami mungkin adalah besarnya ekspektasi orang-orang agar kita memenangkan setiap pertandingan. Saya rasa saya bisa memahami situasi dari sudut pandang itu. Namun, menurut saya pribadi, ia menghadapi tekanan yang lebih besar, jika dilihat dari luar, tekanannya memang lebih berat baginya," tambah Gauff.

Sementara itu, Eala gagal menghadapi Gauff di US Open musim ini setelah ia kalah dari petenis tuan rumah, Iva Jovic di babak ketiga. Petenis unggulan keempat kini akan berhadapan dengan rekan senegaranya, Jovic demi memperebutkan satu tempat di perempatfinal.

Artikel Tag: us open, cori gauff, iva jovic, alexandra eala

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/cori-gauff-tak-pahami-tekanan-unik-yang-dialami-alexandra-eala
132
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini