Milos Raonic Kenang Kemenangan Pertama Atas Roger Federer

Penulis: Dian Megane
Jumat 03 Apr 2020, 11:37 WIB
Milos Raonic Kenang Kemenangan Pertama Atas Roger Federer

Milos Raonic [kaos abu-abu] dan Roger Federer [kaos merah] usai lakoni perempatfinal Paris Masters 2014

Berita Tenis: Antara April 2010 dan April 2011, petenis muda Kanada, Milos Raonic naik hampir 400 peringkat dalam peringkat ATP, menembus peringkat 30 besar pada usia menginjak 20 tahun dan menjadi salah satu petenis paling konsisten.

Mengakhiri setiap musim di peringkat 35 besar selama sembilan musim secara beruntun, Raonic telah mengoleksi delapan gelar – terakhir kali di Brisbane 2016 – berjuang demi gelar Masters 1000, tampil di final Wimbledon, dan menjadi petenis peringkat 3 dunia pada akhir musim 2016 serta berharap bisa menantang para petenis top dunia di musim-musim selanjutnya.

Namun sebaliknya, Raonic justru harus menghadapi sejumlah cedera, keluar dari peringkat 10 besar pada Agustus 2017, dan belum pernah kembali ke posisi prestisius tersebut sampai saat ini. Ia tidak mampu menemukan performa terbaik dan tetap sehat setidaknya selama setengah musim saja.

Memasuki musim 2020, Raonic perlahan menemukan performa terbaik dengan melaju ke perempatfinal di Melbourne (kalah dari Novak Djokovic) dan Delray Beach (kalah dari Reilly Opelka).

Kepada TSN, Raonic menyebutkan kemenangan pertama atas Roger Federer yang terjadi di Paris Masters musim 2014, pretasi yang membantunya terkualifikasi di ATP Finals untuk kali pertama dalam kariernya.

Pada musim 2014, Raonic mencatatkan sejumlah pencapaian cukup baik di turnamen Masters 1000, yakni melaju ke perempatfinal di Indian Wells, Miami, Monte Carlo, dan Toronto serta melenggang ke semifinal di Roma dan Cincinnati, lalu diakhiri dengan melaju ke final di Paris Masters setelah mengalahkan Federer di perempatfinal.

Pertandingan melawan Federer di Paris Masters 2014 bertahan selama 1 jam 33 menit dan Raonic menang dengan 7-6, 7-5.

“Pada musim 2014, saya mengalahkan Roger Federer untuk kali pertama di perempatfinal Paris Masters dan mendapatkan cukup poin untuk terkualifikasi di ATP Finals. Ada juga beberapa pertandingan yang samar-samar masih saya ingat dan tidak bisa saya menangkan, seperti semifinal Australian Open 2016 setelah saya mengalami cedera melawan Andy Murray di ATP Finals musim sebelumnya,” tutur Raonic.

Artikel Tag: Tenis, paris masters, Milos Raonic, Roger Federer

614  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini