Meski Raih Kesukesan, Diego Schwartzman Masih Tetap Pribadi Yang Sama

Penulis: Dian Megane
Kamis 21 Jan 2021, 11:56 WIB
Diego Schwartzman tetap berusaha jadi pribadi yang sama meski telah meraih banyak kesuksesan

Diego Schwartzman ketika tampil di ATP Finals 2020

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Argentina, Diego Schwartzman menikmati salah satu musim terbaik dalam kariernya pada musim 2020 dengan mencatatkan sejumlah prestasi.

Selama melakoni musim 2020, petenis berkebangsaan Argentina mengklaim kemenangan atas Rafael Nadal, melaju ke final Italian Open dan semifinal French Open, menembus peringkat 10 besar, dan terkualifikasi di ATP Finals. Semua itu ia capai untuk kali pertama dalam kariernya. Tetapi ia tidak akan berpuas diri dan kini ia telah menetapkan beberapa target baru.

“Saya melampaui batasan ketika mengalahkan Rafa. Kini saya bisa pensiun dan mengatakan bahwa saya telah mengalahkannya,” seru Schwartzman dalam wawancara dengan media Argentina, La Nacion Magazine.

“Kini, target besar saya adalah mengalahkan Roger satu kali, Novak Satu kali, lalu memenangkan lebih banyak gelar.”

Sambil mengidamkan kemenangan atas semua anggota Tiga Besar, ia tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap mereka.

“Saya ingin merebut semua pukulan mereka. Kekuatan mereka bisa menjadikan petenis ideal. Saya telah melalui beberapa musim yang sangat mengesankan, musim 2020 menjadi musim yang terbaik, dan anda bertanya kepada diri anda sendiri, ‘Bagaimana mungkin mereka (Tiga Besar) bisa melalui musim yang lebih baik daripada saya sebanyak ribuan kali sejak mereka berusia 18 tahun dan mereka mengulanginya pada setiap musim?’,” papar Schwartzman.

Terinspirasi oleh konsistensi Tiga Besar, pada musim 2021 petenis peringkat 9 dunia akan mengincar untuk mempertahankan standar permainan yang ia perlihatkan pada musim lalu. Tetapi hal yang sama pentingnya dengan berjuang untuk menjadi lebih baik adalah menjaga dirinya agar tetap rendah hati.

“Dalam tenis, lebih dari keegoisan, ada kesendirian. Saya telah sedikit mengubah kepribadian saya dengan menjadi sendirian. Tetapi saya pikir pada dasarnya saya tetap sama. Jika saya berubah, saya harap orang-orang di sekitar saya akan mengatakannya kepada saya,” tambah Schwartzman.

Mengingat latar belakang dan semua pengorbanan telah membantu petenis yang kalah di babak keempat Australian Open musim 2020 untuk tetap menjadi pribadi yang sama.  Jalannya menuju puncak dunia tenis, mengatasi rintangan yang tidak terhitung, begitupun dengan perjuangan ekonomi yang dilalui keluarganya, termasuk ketika ayahnya menjual mobil mereka demi membiayai perjalanannya untuk melakoni turnamen junior di Cordoba, menjadi hal yang juga membuatnya tidak besar kepala.

“Sebagai seorang anak, saya tidak pernah menyadari berapa banyak yang keluarga saya miliki. Hal itu mungkin akan mempengaruhi saya atau bahkan saya mungkin akan berhenti bermain. Ketika lebih menyadarinya, saya mungkin akan berpikir, ‘Apa yang mereka lakukan untuk saya? Apakah mereka gila?’,” tukas Schwartzman yang perlahan tetapi pasti, menjadi salah satu petenis yang patut diperhitungkan.

Artikel Tag: Tenis, australian open, ATP Finals, Diego Schwartzman

552  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini