Menurut Chris Evert, Cori Gauff Bisa Jadi Juara Tenis Dan Hak Asasi Manusia

Penulis: Dian Megane
Selasa 02 Jun 2020, 13:51 WIB
Menurut Chris Evert, Cori Gauff Bisa Jadi Juara Tenis Dan Hak Asasi Manusia

Cori Gauff

Berita Tenis: Legenda tenis AS, Chris Evert memuji usaha juniornya yang masih berusia 16 tahun, Cori Gauff yang menggunakan suaranya untuk melawan rasisme dan mengatakan bahwa Gauff bisa menjadi pemimpin masa depan, panutan, dan aktivis.

Evert merujuk pada pesan Gauff tentang kematian George Floyd di Minneapolis yang tewas di tangan polisi berkulit putih.

Dalam ciutannya di Twitter, mantan petenis yang telah mengoleksi 18 gelar Grand Slam, Evert mengungkapkan, “Saya percaya kita memiliki pemimpin masa depan, panutan, dan aktivis. Di usia baru menginjak 16 tahun, ia memperlihatkan perlawanan melawan prasangka rasisme. Ia bisa menjadi juara hak asasi manusia dan masih tetap menjadi juara di dunia tenis. Saya percaya ia bisa menjadi insipirasi dan melakukan itu semua.”

Atas pujian Evert, Gauff membalasnya dengan menuliskan, “Terima kasih. Saya akan selalu berjuang demi kebenaran.”

Petenis muda AS, Gauff merupakan salah satu dari banyak petenis yang menggunakan suara mereka untuk melawan diskriminasi rasis, bergabung bersama petenis yang telah memenangkan 23 gelar Grand Slam, Serena Williams; petenis yang telah mengklaim dua gelar Grand Slam, Naomi Osaka; dan petenis berkebangsaan Australia, Nick Kyrgios.

Gauff merupakan petenis termuda yang berada di peringkat 100 besar dan menghuni peringkat tertinggi dalam kariernya untuk saat ini di peringkat 49 dunia nomor tunggal dan peringkat 42 dunia nomor ganda.

Gauff memenangkan gelar turnamen WTA pertama dalam kariernya di Linz musim lalu ketika berusia 15 tahun, sehingga menjadikannya petenis termuda yang memenangkan gelar turnamen WTA nomor tunggal sejak musim 2004. Ia juga telah memenangkan dua gelar turnamen WTA nomor ganda.

Di Grand Slam, Gauff melaju ke babak keempat Wimbledon musim lalu dan babak keempat Australian Open musim ini.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, australian open, Cori Gauff

392  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini