Madison Keys Refleksikan Kecemasan Di Grand Slam Usai Kemenangan Di US Open

Madison Keys [image: USTA]
Berita Tenis: Madison Keys mengakui bahwa ia masih merasakan kecemasan khas babak pertama Grand Slam setelah berhasil melewati laga pembuka yang sengit di US Open musim 2026.
Petenis tuan rumah berhasil melewati laga pembuka yang sengit dan menegangkan demi mengaramkan Alina Korneeva dengan 7-5, 6-4. Ia sempat menghadapi momen-momen yang menegangkan di sepanjang pertandingan, tetapi ia akhirnya berhasil menang dan meluapkan rasa lega yang luar biasa usai memastikan kemenangan tersebut.
Saat membahas kecemasan di babak pertama Grand Slam, petenis tuan rumah mengakui bahwa wajar sekali merasakan emosi tersebut dalam pertandingan pembuka yang sengit dan menegangkan.
"Tidak, itu hal yang sangat wajar. Saya rasa kita semua malah cenderung menertawakannya," ujar Keys. "Saya dan Jessica Pegula sempat membicarakan hal ini beberapa waktu lalu, rasanya kita bisa merasakan perubahan suasana seiring mendekatnya hari pertandingan.”
“Saat semua orang baru tiba dan memiliki waktu luang satu pekan, suasananya penuh semangat. Namun, begitu hari pertandingan babak pertama semakin dekat, mungkin genggaman raket mulai terasa agak licin, terdengar lebih banyak teriakan, dan ketegangan pun mulai terasa.”
"Menurut saya, secara kolektif kita semua memang menjadi sangat cemas. Mungkin kita juga saling memengaruhi satu sama lain, tetapi intinya kita semua ingin tampil maksimal. Rasanya masa-masa menjelang pertandingan itu selalu berat, karena kita begitu larut dalam situasi tersebut dan sudah mengantisipasi ketegangan serta kecemasan yang akan muncul. Jadi, hal itu benar-benar nyata dan wajar terjadi."
Musim lalu, juara Australian Open musim 2025 kalah di babak pertama US Open melawan petenis berkebangsaan Meksiko, Renata Zarazua setelah pertarungan sengit. Ia mengaku hal tersebut tidak sedang ia pikirkan, tetapi ia mengakui bahwa ketegangan tersebut masih terasa.
"Terima kasih sudah menyinggung hal itu. Ya, menurut saya kali ini jelas berat, karena anda kembali ke lapangan tempat anda mengalami kekalahan yang sangat menyakitkan, harus kembali bertanding di babak pertama lagi, itu selalu sulit," tambah Keys.
"Memiliki kenangan yang masih membekas seperti itu memang berat. Maksud saya, saya tidak ingat persis berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melupakan kekalahan musim lalu itu. Sejujurnya, saya sudah agak melupakannya. Namun ya, selalu sulit untuk kembali ke tempat di mana pertandingan terakhir anda berakhir dengan kekalahan pahit."
Petenis unggulan ke-22, Keys berharap dapat menghindari kegugupan serupa saat menghadapi petenis berkebangsaan Hungaria, Anna Bondar di babak kedua US Open musim ini.
Artikel Tag: madison keys, us open, alina korneeva
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/madison-keys-refleksikan-kecemasan-di-grand-slam-usai-kemenangan-di-us-open
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini