Kesampingkan Keraguan, Ons Jabeur Kembali Ke Perempatfinal Di Stuttgart

Ons Jabeur
Berita Tenis: Musim 2023 telah menjadi ujian kesabaran bagi petenis berkebangsaan Tunisia, Ons Jabeur setelah melalui musim 2022 yang cukup gemilang.
Setelah melalui musim 2022 dengan menorehkan sejumlah sejarah bagi negara maupun daerah sekitarnya dengan melenggang ke final Grand Slam secara beruntun di Wimbledon dan US Open serta mengakhiri musim tersebut sebagai petenis peringkat 2 dunia, petenis berkebangsaan Tunisia malah mengalami cedera pada Januari musim ini. Kekalahan di babak kedua Australian Open membuatnya berlinang air mata. Ia pun terpaksa melewatkan sejumlah turnamen yang digelar di Timur Tengah demi menjalani operasi.
Dengan keputusannya, ia kembali berkompetisi terlalu dini di Indian Wells dan Miami. Siapapun yang menyaksikan tiga pertandingannya di kedua turnamen tersebut akan sepakat bahwa ia tampak berkarat dan berbanding terbalik dengan performa yang ia perlihatkan pada musim 2022.
“Kadang-kadang saya merasa seperti, baiklah, itu artinya saya tidak mengawali musim itu dengan baik, hal yang paling penting adalah saya menjaga kesehatan saya, dan semua hal terjadi karena sebuah alasan. Apapun yang dimaksudkan terjadi pada musim ini akan terjadi selama saya mengerahkan 100 persen kemampuan saya dan say mengikuti apapun yang harus saya ikuti,” jelas Jabeur.
“Di sisi lain, saya berpikir, ‘Wow, petenis putri lain bermain dengan sangat baik. Apakah saya akan kembali dengan level yang sama atau tidak?’. Tetapi saya mengambil keputusan untuk bermain di Indian Wells dan Miami hanya untuk memperlihatkan bahwa saya kembali dan saya masih hidup.”
Mengejutkan diri sendiri, tidak membutuhkan waktu lama bagi runner up Wimbledon musim 2022 untuk mempertegas kembali dirinya. Pada turnamen ketiga yang ia lakoni sejak mengalami cedera, ia membawa pulang gelar Charleston Open. Dalam perjalanan memenangkan gelar pertama sejak musim grass-court musim lalu, ia tidak kehilangan satu set pun dan mengalahkan Belinda Bencic di final.
Tampil di Stuttgart Open pekan ini, petenis berkebangsaan Tunisia tetap bersabar dan penuh percaya diri. Terpaut empat poin dari kekalahan, petenis unggulan ketiga bangkit sekuat tenaga demi menumbangkan petenis berkebangsaan Latvia, Jelena Ostapenko dengan 1-6, 7-5, 6-3 demi lolos ke perempatfinal turnamen tersebut untuk kali kedua secara beruntun.
Mengawali laga babak kedua Stuttgart Open, Ostapenko hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk memenangkan set pertama. Performa tersebut ia pertahankan sampai ia menemukan dirinya berpeluang memenangkan pertandingan pada kedudukan 5-4 di set kedua.
Namun petenis ungggulan ketiga menaikkan level permainan termasuk menyambar 11 dari 13 poin selanjutnya demi membalikkan keadaan dan unggul dengan 6-5. Ostapenko bermain dengan baik untuk mengamankan tiga set point dan terpaut dua poin lagi untuk memaksakan babak tiebreak. Tetapi petenis unggulan ketiga tidak membiarkan hal tersebut terjadi dan mengkonversi peluang set keempat demi memaksakan set penentu.
Jabeur memegang kontrol set penentu hingga ia unggul 4-2 sebelum mengklaim kemenangan keenam secara beruntun setelah bertanding selama 2 jam 3 menit.
Di perempatfinal Stuttgart Open, Jabeur akan menjadi lawan juara Wimbledon musim 2022 atau petenis berkebangsaan Brazil, Beatriz Haddad Maia.
Artikel Tag: Tenis, Stuttgart Open, Ons Jabeur, Jelena Ostapenko
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/kesampingkan-keraguan-ons-jabeur-kembali-ke-perempatfinal-di-stuttgart

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini