Jelang Stuttgart Open, Iga Swiatek Utarakan Tentang Perubahan Di Timnya

Penulis: Dian Megane
Senin 13 Apr 2026, 21:47 WIB - 165 views
Jelang Stuttgart Open, Iga Swiatek Utarakan Tentang Perubahan Ternyar Di Timnya

Iga Swiatek [image: jimmie48|WTA]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis peringkat 4 dunia, Iga Swiatek telah menjalani beberapa pekan yang penuh peristiwa sejak tersingkir di babak kedua Miami Open melawan rekan senegaranya, Magda Linette.

Hal yang menarik, petenis berkebangsaan Polandia mengumumkan penambahan anggota baru dalam timnya, yaitu mantan pelatih Rafael Nadal, Francisco Roig, setelah ia berpisah dengan mantan pelatihnya, Wim Fissette.

Selain itu, mantan petenis peringkat 1 dunia menghabiskan beberapa hari di Mallorca, berlatih di Rafa Nadal Academy bersama mantan petenis yang mengoleksi 22 gelar Grand Slam sendiri serta Roig.

Pada hari media di Stuttgart Open musim 2026, di mana ia teah menjuarainya sebanyak dua kali, ia membahas bagaimana kemitraan dengan Roig terbentuk, waktunya di Mallorca, dan banyak lagi menjelang turnamen clay-court pertamanya pada musim ini.

“Saya sangat senang bisa memulai dengan Francis,” ungkap Swiatek. “Pada dasarnya saya mencari seseorang dengan penglihatan yang bagus, sangat teknis, tetapi juga seseorang yang cukup berpengalaman untuk membantu saya melewati berbagai situasi. Saya merasa Francisco mungkin telah melalui semuanya di turnamen.”

“Semuanya berjalan sangat luar biasa. Ini adalah permulaan. Kami masih saling mengenal. Sejujurnya, prosesnya cukup cepat. Saya dapat menemukan pelatih baru dengan cukup cepat, yang merupakan hal positif karena jelas ketika anda melakukan itu di tengah musim, akan menyenangkan untuk memiliki kepastian, sehingga saya sudah bisa memiliki beberapa periode latihan bersama Francis di Mallorca.”

Petenis yang telah empat kali memenangkan French Open, mengatakan bahwa ia telah memikirkan untuk berlatih di akademi tenis milik Nadal selama beberapa bulan terakhir. Ia menambahkan bahwa ia ingin melakukan penyesuaian sebelum musim clay-court karena performanya di turnamen clay-court musim lalu tidak sesuai dengan standarnya.

“Saya ingin pergi ke Mallorca karena saya tahu fasilitas di sana, saya tahu lapangannya. Saya tahu saya akan melakukan pekerjaan yang solid di sana tanpa gangguan lain,” lanjut Swiatek.

Kesempatan itu sangat tepat bagi petenis berkebangsaan Polandia yang bersyukur bisa bertemu Nadal dan juga Roig di Mallorca. Menurutnya, hal tersebut menambah “nilai lebih” pada proses pencarian pelatih. Ia juga mengkonfirmasi bahwa mantan petenis berkebangsaan Spanyol tidak akan menjadi bagian dari timnya secara permanen, tetapi ia merasa terhormat bisa berlatih bersamanya.

“Saya bertanya apakah mungkin baginya untuk datang dan mungkin menjadi semacam inspirasi, juga mendengarkan beberapa masukan darinya,” tutur Swiatek. “Sungguh suatu kehormatan bisa berlatih bersamanya di lapangan. Sejujurnya saya tidak memiliki banyak harapan karena saya tahu ia sangat sibuk dan memiliki banyak hal yang harus dilakukan, meskipun ia selalu memiliki berbagai proyek dan sebagainya.”

“Sekarang saya akan melanjutkan dengan Francisco. Ia akan menjadi sosoj yang mengurus seluruh proses. Itulah rencana untuk saat ini dan belum ada rencana lain saat ini.”

Juara Wimbledon musim 2025 menambahkan bahwa Roig sangat membantu dengan cepat dalam mengidentifikasi aspek teknis yang tidak berjalan dengan baik, sehingga ia dapat menyesuaikan diri dan tidak terjebak dalam “pola yang salah.”

Kolaborasi awal tersebut sangat positif. Pada saat yang sama, ia tahu bahwa tidak semuanya akan berubah dalam satu malam dan bahwa itu adalah proses bertahap.

“Jelas, jika saya tidak melakukan beberapa hal dengan baik selama beberapa bulan, bukan berarti anda akan bangun keesokan harinya, melakukan hal yang benar, dan itu akan otomatis ada. Saya mencoba memberi diri saya waktu. Francis juga mendorong saya untuk melakukan itu,” ujar Swiatek.

Setelah kekalahannya di Miami, ia mengatakan kepada pers bahwa ia tidak bermain cukup baik untuk memiliki ekspektasi tinggi terhadap dirinya sendiri dan menjelang pertandingan di Stuttgart Open, ia mengatakan bahwa ia tidak akan terlalu keras pada dirinya sendiri.

“Jika anda sudah memenangkan begitu banyak gelar, akan selalu ada ekspektasi dari diri sendiri dan dari luar. Saya rasa ekspektasi saya terlalu tinggi untuk level yang saya tunjukkan. Saya tidak benar-benar bermain dengan baik. Jadi, itu agak menyakitkan. Rasanya seperti disiram air dingin, anda tahu?”

“Itulah mengapa ekspektasi saya adalah untuk terus meningkatkan kemampuan di lapangan latihan, lalu mungkin di pertandingan, tetapi benar-benar tidak terlalu keras pada diri sendiri, tidak menghakimi terlalu cepat, tetapi benar-benar menjadikannya sebuah proses yang utuh. Seperti kata orang, ini bukan lari cepat, ini maraton. Saya ingin datang ke turnamen berikutnya dan memiliki mentalitas seperti ini.”

Artikel Tag: rafael nadal, stuttgart open, iga swiatek

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jelang-stuttgart-open-iga-swiatek-utarakan-tentang-perubahan-di-timnya
165
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini