Jannik Sinner Siap Maksimalkan Potensi Dan Akhiri Karier Tanpa Penyesalan

Penulis: Dian Megane
Kamis 19 Feb 2026, 19:22 WIB - 132 views
Jannik Sinner Berharap Maksimalkan Potensi Dan Akhiri Karier Tanpa Penyesalan

Jannik Sinner [image: Qatar Open]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Jannik Sinner telah menjelaskan bagaimana ia menghadapi kekalahan pahit di turnamen ATP ketika berkompetisi di Qatar Open, Doha musim 2026.

Petenis peringkat 2 dunia pekan ini mengincar gelar pertama pada musim 2026 di Qatar Open, yang juga menampilkan Carlos Alcaraz. Ia termotivasi untuk kembali ke jalan kemenangan setelah Australian Open bulan lalu, di mana ia kalah dari Novak Djokovic di semifinal. Saat itu, mengantongi 19 kemenangan beruntun di Grand Slam tersebut.

Sementara ia telah menikmati berbagai kesuksesan, ia juga harus mengatasi kekecewaan. Kekalahan memilukan lain baginya adalah final French Open musim lalu, di mana ia kalah lima set dari Alcaraz. Meskipun demikian, ia biasanya bisa bangkit dengan cukup cepat, yang menurutnya disebabkan oleh sudut pandangnya terhadap tenis.

“Pendekatan saya terhadap tenis adalah kita menjalani kehidupan normal,” ungkap Sinner. “Kami mengalami momen-momen luar biasa. Kami melalui momen-momen berat. Kami melewati momen-momen sedih dan bahagia. Itu hanyalah sebuah episode.”

“Ketika saya mengalami kekalahan pahit, bagi saya itu hanya sebuah momen. Saya percaya bahwa kerja keras yang kami lakukan selalu merupakan hal terbaik untuk menang, tetapi anda tidak selalu bisa menang. Saya memiliki tim yang hebat di belakang saya. Saya memiliki keluarga, yang jauh lebih penting daripada apa pun.”

Sampai sejauh ini dalam kariernya, petenis berusia 24 tahun telah memenangkan 33 gelar, termasuk empat gelar Grand Slam dan lima gelar Masters. Pencapaian tersebut menjadikan sang petenis sebagai petenis putra Italia paling sukses di Open Era. Ia juga pernah menghuni peringkat 1 dunia selama 66 pekan.

“Saya memprioritaskan tenis, apa pun yang terjadi. Itu hal yang saya pilih dan itu hal yang akan selalu saya pilih, sampai saya berhenti bertanding,” lanjut Sinner.

“Semoga saya bisa bermain selama bermusim-musim lagi. Tetapi bukan berarti kita tidak merasakan emosi-emosi itu. Setelah kekalahan yang berat, saya mencoba untuk merenungkan dan memahami apa yang bisa saya lakukan dengan lebih baik. Pada akhirnya, ketika saya mengakhiri karier saya, saya hanya tidak ingin menyesal karena merasa tidak bisa berbuat lebih banyak. Saya hanya ingin memaksimalkan potensi saya dan melihat sejauh mana saya bisa melangkah.”

Di Doha, ujian selanjutnya bagi petenis berkebangsaan Italia adalah melawan petenis unggulan keenam, Jakub Mensik, dalam pertemuan pertama mereka di turnamen ATP. Ia memasuki pertandingan dengan mencatatkan 69-1 melawan petenis di luar peringkat 10 besar di turnamen hard-court sejak awal musim 2024. Jika ia mengalahkan Mensik, ia akan mencapai semifinal ke-46 dalam kariernya.

Sinner akan berupaya menjadi petenis berkebangsaan Italia pertama yang memenangkan Qatar Open, yang telah menjadi agenda rutin dalam kalender turnamen sejak musim 1993.

Artikel Tag: qatar open, jannik sinner, carlos alcaraz, jakub mensik

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-siap-maksimalkan-potensi-dan-akhiri-karier-tanpa-penyesalan
132
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini