Hasil Wimbledon: Alize Cornet Akhiri 37 Kemenangan Beruntun Iga Swiatek

Penulis: Dian Megane
Minggu 03 Jul 2022, 07:41 WIB
Alize Cornet berikan kekalahan pertama bagi Iga Swiatek di Wimbledon

Alize Cornet [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Alize Cornet berhasil menaklukkan Iga Swiatek dengan 6-4, 6-2 di babak ketiga Wimbledon, sehingga mematahkan 37 kemenangan beruntun petenis peringkat 1 dunia.

Kemenangan tersebut menempatkan petenis berusia 32 tahun di babak keempat Wimbledon untuk kali pertama sejak musim 2014.

Kemenangan atas Swiatek menjadi kemenangan pertama petenis berkebangsaan Perancis atas petenis peringkat 1 dunia sejak ia mencatatkan hasil yang sama di babak ketiga Wimbledon delapan musim lalu. Saat itu, ia menundukkan petenis peringkat 1 dunia, Serena Williams dengan 1-6, 6-3, 6-4.

“Sungguh suatu kebanggan bagi saya memenangkan pertandingan ini melawan Iga,” seru Cornet. “Maksud saya, hal yang telah ia lakukan musim ini benar-benar luar biasa dan saya tidak bisa percaya bahwa saya menjadi petenis yang mematahkan kemenangan beruntun itu. Sungguh mengagumkan. Saya merasa sangat senang berada di pekan kedua Wimbledon lagi untuk kali kedua.”

Awal musim ini, petenis berkebangsaan Perancis menorehkan tonggak bersejarah dengan mengalahkan mantan petenis peringkat 1 dunia, Simona Halep demi lolos ke perempatfinal Grand Slam pertama dalam kariernya di Australian Open. Di babak pertama Wimbledon, ia menyamai pencapaian Ai Sugiyama sebagai petenis putri yang melakoni Grand Slam terbanyak secara beruntun dengan jumlah mencapai 62 Grand Slam.

Petenis berusia 32 tahun memiliki alasan yang tepat untuk mempercayai bahwa ia bisa menjadi sosok yang menghentikan juara French Open musim 2022, Swiatek. Ia tiba di Wimbledon setelah lolos ke semifinal di Bad Homburg sebelum kalah tiga set dari rekan senegaranya, Caroline Garcia. Ia juga melumpuhkan petenis unggulan ke-27, Yulia Putintseva dengan dua set langsung di babak pertama.

Meskipun petenis berkebangsaan Polandia, Swiatek tampak tidak terkalahkan di hard-court dan clay-court, petenis berusia 21 tahun telah terbuka tentang usahanya untuk bemain dengan lebih baik di grass-court. Ia berjuang cukup keras di babak kedua demi menghindari kekalahan mengejutkan melawan Lesley Pattinama Kerkhove. Dengan kekalahan kali ini, ia masih belum bisa mengalahkan petenis peringkat 50 besar di grass-court.

Cornet bermain rapi dan membuka set pertama dengan 3-0. Petenis peringkat 1 dunia akhirnya bisa memecah kebuntuan di game keempat yang panjang, tetapi petenis berkebangsaan Perancis tidak goyah untuk mengklaim set pertama. Di sepanjang set pertama yang berlangsung selama 51 menit, ia hanya melakukan lima unforced error, tetapi petenis peringkat 1 dunia melakukan hingga 17 unforced error.

Swiatek tampak menemukan kembali performa terbaik usai membuka set kedua dengan 2-0. Tetapi hal tersebut tidak bertahan lama dan ia tidak mampu menahan unforced error mengalir dari raketnya. Situasi tersebut dimanfaatkan petenis berkebangsaan Perancis untuk memenangkan enam game terakhir.

Cornet menyelesaikan pertandingan dengan 17 winner dan hanya tujuh unforced error, sementara Swiatek menembakkan 21 winner, tetapi melakukan hingga 33 unforced error.

Menantikan Cornet di babak keempat Wimbledon adalah petenis berkebangsaan Australia, Ajla Tomljanovic yang menundukkan petenis unggulan ke-13, Barbora Krejcikova dengan 2-6, 6-4, 6-3.

Di aksi lain, petenis peringkat 80 dunia, Petra Martic lolos ke babak keempat Wimbledon untuk kali ketiga usai mengalahkan petenis unggulan kedelapan, Jessica Pegula dengan 6-2, 7-6 dan selanjutnya akan menghadapi petenis unggulan ke-17, Elena Rybakina yang menyisihkan Zheng Qinwen dengan 7-6, 7-5.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, Alize Cornet, Iga Swiatek

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/hasil-wimbledon-alize-cornet-akhiri-37-kemenangan-beruntun-iga-swiatek
952  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini