Gagal Di Final Miami Open 2021, Begini Reaksi Jannik Sinner

Penulis: Dian Megane
Senin 05 Apr 2021, 09:10 WIB
Jannik Sinner gagal menjadi petenis termuda yang menjuarai Miami Open

Jannik Sinner berakhir sebagai runner up Miami Open 2021

Berita Tenis: Jannik Sinner gagal menjadi juara termuda di Miami Open setelah kalah dari Hubert Hurkacz, tetapi hal tersebut bukan sepenuhnya berita buruk baginya.

Dengan melaju ke final Miami Open musim ini, petenis berusia 19 tahun akan menghuni peringkat 23 dunia, sehingga menjadikannya petenis putra remaja keenam sejak musim 2010 yang berhasil menembus peringkat 30 besar setelah Felix Auger Aliassime, Denis Shapovalov, Alexander Zverev, Bernard Tomic, dan Alex De Minaur.

“Saya mengontrol semua hal. Saya tahu di mana posisi saya, ke mana saya akan melangkah. Tetapi bagi saya, fokus utama saya saat ini adalah hal yang saya perlihatkan di turnamen ini, hal yang saya kembangkan dari turnamen terakhir. Tentu ketika anda mendapatkan sedikit lebih banyak kepercayaan diri, semuanya akan sedikit lebih mudah. Tetapi anda harus bekerja keras demi melangkah lebih jauh dalam turnamen, terutama turnamen bergengsi,” jelas Sinner.

“Bagi saya, peningkatan adalah hal yang paling penting. Saya masih harus berdiskusi dengan tim saya tentang mengapa saya kalah, apa yang mereka pikirkan, di bagian apa yang harus kami perbaiki. Tetapi saya pikir, saya harus meningkatkan setiap bagian dari permainan saya, baik secara fisik mau pun mental. Lalu kita akan melihat apa yang akan muncul.”

Fokus dengan meningkatkan kemampuan bukan berarti petenis berkebangsaan Italia tidak merasa kecewa karena ia tidak mampu menjadi petenis remaja keenam yang menjadi juara turnamen Masters 1000.

“Saya pikir pekan kali ini telah menjadi pekan yang impresif. Tetapi tentu saya datang ke sini bukan melaju ke final. Saya datang ke sini untuk memenangkan turnamen. Kali ini bukan hari saya, saya menerimanya. Tetapi, saya akan kembali berlatih dan kita akan lihat apa yang bisa saya lakukan di musim clay-court,” tambah Sinner.

“Saya pikir ini hari yang cukup berat, sejujurnya, karena kalah di final turnamen sebesar ini bagi saya tidak mudah. Tetapi saya memutuskan di sepanjang pekan hal yang harus saya lakukan dengan bolanya. Untuk hal itu, saya merasa senang. Kali ini anda menang atau anda belajar. Ketika anda berusia 19 tahun dan melakoni final turnamen ini, tentu cukup berat dan tentu saya ingin menang.”

Juara Sofia Open musim 2020 mengakui bahwa ia sedikit tegang karena ia benar-benar ingin memenangkan gelar Miami Open. Pada akhirnya, ia kalah dari petenis yang bermain dengan lebih baik.

“Saya pikir saya bisa belajar banyak hal dari pertandingan kali ini. Bagi saya, saat ini cukup berat untuk membicarakan pertandingan itu. Dari area baseline, saya memutuskan hal yang saya lakukan. Saya melakukan beberapa kesalahan di momen-momen penting, tetapi saya cukup mendikte pertandingan, jadi, saya senang akan hal itu,” tukas Sinner.

“Dan kini, saya akan kembali berlatih dan musim clay-court sudah ada di depan mata. Jadi, saya tidak akan membuang-buang waktu. Saya pikir saya bisa belajar banyak hal. Pekan depan turnamen lain telah menanti. Saya harus bersiap-siap.”

Artikel Tag: Tenis, miami open, Jannik Sinner

826  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini