Elise Mertens Sabet Gelar Gippsland Trophy Tanpa Banyak Drama

Penulis: Dian Megane
Minggu 07 Feb 2021, 12:53 WIB
Elise Mertens awali musim 2021 dengan kantongi gelar Gippsland Trophy

Elise Mertens luapkan kegembiraannya usai juarai Gippsland Trophy 2021

Berita Tenis: Setelah dua kali menjadi runner up pada musim 2020, Elise Mertens kembali memasuki klub juara pada awal musim 2021.

Petenis unggulan ketujuh sukses mengaramkan petenis berkebangsaan Estonia, Kaia Kanepi dengan hasil meyakinkan 6-4, 6-1 di Gippsland Trophy, Melbourne dan mengklaim gelar turnamen WTA keenam dalam kariernya.

Sebelum bertemu di final Gippsland Trophy, kedua petenis telah bertemu sebanyak dua kali dengan head to head imbang 1-1. Kanepi mengalahkan petenis berkebangsaan Belgia pada pertemuan pertama mereka di Charleston Open musim 2019 dengan tiga set dan petenis berkebangsaan Belgia memenangkan pertemuan terakhir mereka di French Open musim lalu dengan dua set.

Pada pertemuan di final Gippsland Trophy, petenis unggulan ketujuh hanya membutuhkan waktu 68 menit demi mengklaim gelar pertama sejak menjadi juara di Doha dua musim lalu.

Di sepanjang final, petenis peringkat 20 dunia menghasilkan 18 winner dan mengkonversi keempat peluang break point yang ia ciptakan, sehingga memperpanjang daftar kesuksesannya di negeri kangguru.

“Pertama-tama, terima kasih telah datang. Ini sangat berarti, karena kami tidak bermain bersama para penggemar selama hampir satu musim. Jadi, sungguh berarti kami bisa bermain tenis lagi dan anda semua bisa menyaksikan kami. Saya hanya ingin berterima kasih kepada Tennis Australia dan semua pihak yang membuat semua ini terjadi, saya sangat bersyukur bisa berada di sini,” ungkap Mertens.

“Saya juga benar-benar menantikan pekan depan di Australian Open.”

Petenis berkebangsaan Belgia memenangkan gelar turnamen WTA pertama dalam kariernya di Hobart musim 2017, mempertahankan gelar tersebut pada musim berikutnya, dan melaju ke semifinal Grand Slam pertama dalam kariernya beberapa pekan setelah itu di Australian Open musim 2018.

Petenis berusia 35 tahun, Kanepi belum berhasil mengklaim gelar kelima dalam kariernya, tetapi ia tetap merasa senang dengan melaju ke final pertamanya sejak musim 2013.

Memasuki laga final, Mertens tampil meyakinkan dengan menyambar keunggulan 3-0, tetapi ia tidak mampu menutup set pertama ketika unggul 5-3 setelah Kanepi mengklaim game kesembilan.

Namun petenis berkebangsaan Belgia tampil lebih baik di akhir set pertama dengan mengklaim peluang break lain sebelum unggul dengan satu set.

Dengan momentum yang telah dibangun, petenis peringkat 20 dunia langsung tancap gas dan menyambar lima game secara beruntun. Kanepi akhirnya bisa memecah kebuntuan dengan merebut game selanjutnya. Ia juga sempat mengamankan peluang match point pertama, tetapi petenis unggulan ketujuh berhasil mengkonversi peluang match point kedua dengan ace kelimanya di final tersebut.

Sementara itu, Mertens akan mengawali kampanyenya di Australian Open pada hari Selasa (9/2) dengan melawan petenis muda Kanada, Leylah Annie Fernandez.

Artikel Tag: Tenis, Gippsland Trophy, australian open, Elise Mertens, Kaia Kanepi

702  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini