Denis Shapovalov Peringatkan Dampak Pemangkasan Hadiah Uang

Penulis: Dian Megane
Jumat 19 Mar 2021, 21:08 WIB
Denis Shapovalov berharap hadiah uang bisa kembali seperti sediakala

Denis Shapovalov ketika beraksi di Dubai musim 2021

Berita Tenis: Petenis yang tidak melakoni turnamen diperkirakan akan meningkat akibat pengurangan hadiah uang, klaim petenis peringkat 12 dunia, Denis Shapovalov.

Ekonomi yang terpengaruh pandemi COVID-19 di dunia tenis masih berlanjut setelah semua turnamen dipaksa memangkas insentif keuangan mereka secara signifikan. Mengambil contoh Miami Open musim 2021, pihak penyelenggara memangkas hadiah uang dari total 16,7 juta dolar AS pada musim 2019 menjadi 6,68 juta dolar AS pada musim 2021. Juara nomor tunggal putra mau pun putri akan dihadiahi sebesar 300.110 dolar AS, jauh lebih rendah dibandingkan Miami Open musim 2019 yang mencapai 1,35 juta dolar AS.

Sementara alasan dari pemangkasan tersebut bisa dipahami, petenis berkebangsaan Kanada meyakini bahwa para petenis kini kurang memiliki motivasi untuk melakoni turnamen yang levelnya lebih rendah. Ia kini tengah berkompetisi di Dubai Tennis Championships. Sang juara akan mendapatkan 149.490 dolar AS, jauh lebih rendah dibandingkan 12 bulan lalu ketika sang juara membawa pulang 565.705 dolar AS.

“Saya pikir akan ada banyak pengunduran diri dan banyak petenis tidak akan mendatangi turnamen karena hadiah uangnya rendah,” aku Shapovalov.

“Dari satu sisi, hal itu tidak memotivasi untuk bermain setiap pekan dan bermain di semua turnamen besar, karena tidak banyak di dalamnya bagi kami selain Grand Slam yang saat ini membayar dengan jumlah yang sama atau lebih baik, seperti di Australia musim ini.”

Shapovalov bukan satu-satunya petenis yang memiliki sudut pandang seperti itu. Petenis berkebangsaan Ukraina, Elina Svitolina sebelumya telah menyatakan bahwa situasi saat ini mempengaruhi motivasinya untuk melakoni turnamen yang berskala kecil dan ia lebih memilih melewatkannya jika ia merasa lelah.

Sementara petenis berkebangsaan Perancis, Benoit Paire baru-baru ini mengecam situasi gelembung di turnamen, di mana pihak penyelenggara membangun zona tertentu bagi para petenis untuk tinggal di dalamnya demi meminimalisir penularan COVID-19.

Menatap ke depan, petenis berkebangsaan Kanada berharap pihak ATP bisa menemukan cara untuk memperbaiki level hadiah uang seperti sebelumnya. Tetapi membutuhkan waktu sampai hal tersebut bisa kembali terjadi.

“Semoga pihak ATP atau seseorang bisa melakukan sesuatu untuk menaikkan hadiah uang dan mengembalikannya sepreti sediakala, tetapi untuk saat ini, itu yang terjadi,” tukas Shapovalov.

Artikel Tag: Tenis, dubai tennis championships, miami open, Denis Shapovalov

605  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini