Daniil Medvedev Mengamuk Akibat Frustrasi Memuncak di Cincinnati

Daniil Medvedev [image: tennis tv]
Berita Tenis: Para penggemar yang menyaksikan pertandingan mantan petenis peringkat 1 dunia, Daniil Medvedev biasanya mendapatkan lebih dari sekadar aksi tenis.
Ada pukulan forehand yang unik, jangkauan lapangan yang luar biasa luas, dan — pada saat-saat suasana hati sedang buruk — sesekali terselip pula insiden konfrontasi. Jika insiden emosional terbarunya di Cincinnati Open bisa dijadikan tolok ukur, ia sekali lagi menyuguhkan tontonan yang memang sudah diantisipasi penonton saat situasi pertandingan tidak berpihak padanya.
Saat juara US Open musim 2021 menghadapi petenis tuan rumah, Brandon Nakashima di babak 32 besar Cincinnati Open, pertandingan tampak berjalan mulus baginya, hingga tiba-tiba situasinya berubah. Seiring memudarnya momentum, rasa frustrasi sang petenis pun mulai terlihat.
Pertama, ia melemparkan raketnya ke arah dinding LED di belakangnya. Insiden itu memiliki sisi jenaka, karena ia gagal menjangkau servis Nakashima, bola sempat membentur dinding dan memantul kembali, lalu justru mengenai kepalanya.
Kemudian, muncul reaksi yang lebih menunjukkan sikap pasrah. Ia menendang salah satu mikrofon di tepi lapangan bagian belakang, yang memperlihatkan dengan jelas bahwa rasa frustrasi mulai menguasai dirinya. Saat itu, ia sudah di ambang kekalahan karena tertinggal 1-5 di set ketiga. Tetapi, jika pertandingan disaksikan sejak awal, ia sebenarnya tampil lebih baik di sebagian besar dua set pertama.
Medvedev sempat tertinggal 3-5 di set pertama, tetapi berhasil menggagalkan peluang set point lawan, memaksakan babak tiebreak, dan akhirnya memenangkan set tersebut. Akan tetapi, ia menyia-nyiakan tiga peluang match point di game kesepuluh set kedua, saat ia unggul 5-4 dan memegang servis dengan kedudukan 40/0 melawan Nakashima.
Momen tersebut menjadi titik balik pertandingan, petenis tuan rumah, Nakashima berhasil merebut set kedua, kemudian mendominasi set ketiga dengan kemenangan telak 6-1.
Mengingat ia melewatkan beberapa peluang match point, wajar jika Medvedev merasa frustrasi setelah kekalahan tersebut. Lagipula, Cincinnati bukan tempat yang membawa banyak kenangan manis baginya. Selain satu-satunya gelar juara yang diraihnya di Mason, Ohio pada musim 2019, turnamen tersebut lebih sering berakhir dengan kekalahan dini yang menjengkelkan.
Ditambah lagi dengan kondisi cuaca di Cincinnati yang panas dan lembap menyengat, situasi tersebut menjadi kombinasi sempurna yang kerap memancing sisi emosional mantan petenis peringkat 1 dunia yang meledak-ledak.
Mengingat kesulitan yang dialaminya musim ini, Medvedev menghadapi US Open dengan kekhawatiran terkait performanya, situasi yang hanya akan menambah tekanan baginya.
Artikel Tag: cincinnati open, daniil medvedev, brandon nakashima
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/daniil-medvedev-mengamuk-akibat-frustrasi-memuncak-di-cincinnati
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini