Meski Menang Telak, Mirra Andreeva Kuak Hal Yang Buat Dirinya Tak Gembira

Mirra Andreeva [image: getty images]
Berita Tenis: Juara French Open musim 2026, Mirra Andreeva meraih kemenangan meyakinkan di laga pembuka Cincinnati Open usai mengalahkan Oleksandra Oliynykova dengan dua set langsung.
Petenis unggulan kelima — yang sempat kesulitan menemukan performa terbaiknya sejak memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Roland Garros — hanya kehilangan satu game saat menghadapi petenis berkebangsaan Ukraina, Oliynykova di babak kedua Cincinnati Open.
Tidak ada satu pun petenis yang melakukan servis dengan cukup baik dalam pertandingan tersebut, dengan total 19 peluang break point yang tercipta. Tujuh dari peluang break point tersebut didapatkan oleh Oliynykova, hal yang membuat petenis unggulan kelima merasa tidak puas usai pertandingan.
Menanggapi kemenangannya dalam wawancara dengan Tennis Channel, Andreeva menyatakan, "Pertandingan berlangsung sengit dan penuh pergantian momentum. Ia mendapatkan banyak peluang break point dan game point, tetapi kemudian saya berhasil mengambil inisiatif permainan.”
"Pertandingan ini sangat berat, terutama karena tingkat kelembapan udara, saya sempat melihat prakiraan cuaca pagi tadi dan kelembapannya mencapai 91 persen. Saya sampai berpikir, 'Wow!'
"Ia adalah lawan yang sulit dihadapi. Saya belum pernah bertanding melawannya sebelumnya, jadi, saya sangat senang dengan performa saya kali ini. Saya berusaha bermain dengan agresif. Servis saya berjalan dengan baik. Saya cukup puas dengan cara saya bermain."
Saat ditanya mengapa ia pergi ke lapangan latihan setelah pertandingan, Andreeva menjawab, "Kami masih membenahi pukulan servis saya. Servis saya sebenarnya sudah cukup baik, tetapi saya kurang puas dengan banyaknya pelanggaran ganda yang saya lakukan, jadi, saya dan Conchita Martinez (pelatihnya) memiliki pemikiran yang sama.”
"Ia mengirim pesan menanyakan apakah saya ingin melatih servis dan setelah kami melatih servis sebentar, saya melakukan beberapa hal untuk membenahi pukulan saya, seperti melakukan groundstroke. Latihannya tidak lebih dari 15 atau 20 menit, tetapi menurut saya itu adalah hal yang saya butuhkan setelah pertandingan."
Petenis berusia 19 tahun mencatatkan pencapaian terbesar dalam kariernya sampai sejauh ini dengan menjuarai French Open, tetapi performanya belum menunjukkan peningkatan berarti setelahnya. Penampilan berikutnya setelah Roland Garros adalah di Bad Homburg Open, di mana ia kalah di laga pembukanya.
Ia hanya memenangkan satu pertandingan di Wimbledon sebelum takluk di tangan Barbora Krejcikova, meskipun sempat unggul satu set atas petenis berkebangsaan Ceko. Ia memulai rangkaian turnamen hard-court di Amerika Utara lewat Canadian Open, tetapi lagi-lagi hanya berhasil memenangkan satu pertandingan.
Petenis peringkat 6 dunia, Andreeeva meraih kemenangan atas Karolina Pliskova sebelum akhirnya tersingkir oleh Leylah Annie Fernandez. Kini melenggang ke babak ketiga Cincinnati Open, ia akan menghadapi Janice Tjen.
Artikel Tag: french open, cincinnati open, mirra andreeva
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/meski-menang-telak-mirra-andreeva-kuak-hal-yang-buat-dirinya-tak-gembira
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini