Cristian Garin Jadi Bulan-Bulanan Novak Djokovic Di Astana

Penulis: Dian Megane
Rabu 05 Okt 2022, 23:47 WIB
Cristian Garin jadi korban keganasan Novak Djokovic di Astana

Novak Djokovic [image: Astana Open]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic memperlihatkan performa dominan untuk mengawali Astana Open musim 2022 melawan Cristian Garin.

Mantan petenis peringkat 1 dunia tidak memberi banyak peluang dan menghabisi petenis berkebangsaan Chili, Garin dengan hasil telak 6-1, 6-1 dalam waktu 62 menit saja di babak pertama Astana Open.

Baru saja memenangkan gelar ke-89 dalam kariernya di Tel Aviv Open tanpa kehilangan satu set pun, petenis unggulan keempat mempertahankan level permainan impresif yang hampir mendekati tanpa cela pada debutnya di turnamen ATP level 500 tersebut.

Juara Wimbledon musim 2022 tampil mengontrol dari awal, menemukan konsistensi, dan keakuratan dengan groundstrokenya sehingga ia membuat Garin berada di bawah tekanan, termasuk mengkonversi lima dari delapan peluang break point dalam perjalanan semakin mendominasi head to head mereka menjadi 3-0.

“Dari awal sampai akhir pertandingan, itu performa yang menakjubkan,” seru Djokovic.

“Bermain di turnamen baru, kondisi berbeda, pertandingan pertama tidak pernah mudah. Tentunya anda berusaha melihat bagaimana anda akan beradaptasi, tetapi saya melakukannya dengan sempurna, benar-benar melakukannya sebisa mungkin. Saya hanya membuatnya bermain dan menggunakan setiap peluang yang datang di hadapan saya.”

Kemenangan tersebut membuat petenis berkebangsaan Serbia naik ke posisi ke-14 klasemen sementara dalam usaha terkualifikasi di ATP Finals untuk kali ke-15. Berkat kemenangan di Wimbledon, ia hanya harus menghuni peringkat 20 besar di klasemen tersebut agar terkualifikasi di turnamen akhir musim yang telah ia juarai sebanyak lima kali.

Dengan kemenangan di Tel Aviv pekan lalu, petenis unggulan keempat menjadi satu-satunya petenis putra pada musim ini yang memenangkan gelar di tiga lapangan yang berbeda setelah ia menang di Roma (clay-clourt), Wimbledon (grass-court), dan Tel Aviv (hard-court).

Petenis yang telah tujuh kali menjadi petenis peringkat 1 dunia di akhir musim, mengakui kemampuannya untuk beradaptasi dengan cepat di kondisi yang baru artinya ia merasa nyaman di Astana, meskipun lapangan di Astana jauh lebih lamban dibandingkan di Tel Aviv.

“Saya merasa beruntung bahwa di sepanjang karier saya, saya cukup cepat beradaptasi dengan kondisi dan lapangan yang berbeda,” aku Djokovic.

“Tetapi, saya pikir pengalaman itu membantu saya mengetahui apa yang saya lakukan. Tetapi, memenangkan turnamen, daripada kalah di final atau semifinal, membuat perbedaan secara mental. Memasuki turnamen ini, saya merasa percaya diri, bersemangat, termotivasi, jadi, saya pikir hal itu juga membantu saya beradaptasi dengan cepat.”

Tugas selanjutnya bagi Djokovic adalah laga babak kedua Astana Open melawan petenis peringkat 34 dunia, Botic van de Zandschulp.

Seperti Djokovic, Marc Andrea Huesler juga memenangkan turnamen pada pekan lalu di Sofia. Tetapi, ia tidak mampu mempertahankan momentum dan kalah telak dari petenis berkebangsaan Finlandia, Emil Ruusuvuori dengan 6-0, 6-2. Ruusuvuori pun membukukan laga babak kedua melawan petenis unggulan kedua, Daniil Medvedev.

Di aksi lain, runner up Tel Aviv Open pekan lalu, Marin Cilic harus berjuang sekuat tenaga demi mengeleminasi petenis berkebangsaan Jerman, Oscar Otte dengan 5-7, 7-6, 6-2 dan ia akan menantang Karen Khachanov demi satu tempat di perempatfinal Astana Open.

Artikel Tag: Tenis, Astana Open, Novak Djokovic, Cristian Garin

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/cristian-garin-jadi-bulan-bulanan-novak-djokovic-di-astana
619  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini