Cori Gauff Ungkap Pengalaman Di Balik Rekor Dominan Kontra Lawan Belia

Penulis: Dian Megane
Senin 10 Agu 2026, 18:07 WIB - 99 views
Cori Gauff Ungkap Pengalaman Pribadi Di Balik Rekor Dominan Kontra Lawan Belia

Cori Gauff [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Cori Gauff baru dua kali kalah dari sesama petenis remaja di turnamen WTA dan pada kedua kesempatan tersebut, pemenangnya kemudian berhasil meraih gelar juara.

Petenis peringkat 3 dunia memiliki rekor menang-kalah yang mengesankan melawan petenis belia, yakni 19-2. Hanya Iga Swiatek (Italian Open, Roma musim 2021) dan Victoria Mboko (Canadian Open, Montreal musim 2025) yang pernah mengalahkannya.

Kemenangan terbaru petenis AS diraih di Canadian Open, di mana ia mengalahkan Alina Korneeva yang berusia 19 tahun. Meski usianya sendiri baru menginjak 22 tahun, ia merupakan satu-satunya petenis putri sejak musim 1990 yang berhasil menembus perempatfinal sebanyak 20 kali di turnamen hard-court kategori Tingkat 1/WTA level 1000 sebelum genap berusia 23 tahun.

Mengenai alasan di balik rekor dominannya saat menghadapi rekan-rekan sesama petenis yang lebih muda, juara French Open musim 2025 menjelaskan bahwa kuncinya adalah tidak pernah meremehkan mereka. Hal tersebut ia lakukan karena ia merasa pernah diperlakukan demikian oleh orang lain saat ia sendiri bertanding di usia yang sama dengan mereka.

"Saya merasa, terkadang saya merasa orang-orang di turnamen saat saya masih lebih muda menganggap remeh saya karena usia saya dan begitulah cara saya bisa diam-diam meraih banyak kemenangan. Jadi, karena pengalaman itu, saya tahu untuk tidak meremehkan usia mereka," ujar Gauff.

"Mereka masih muda dan saya tahu mereka tidak akan gentar menghadapi sorotan publik, merasa gugup, atau hal semacamnya. Jadi, menurut saya, hal itu justru membuat saya semakin waspada."

Terlepas dari usianya yang masih muda, petenis AS sudah berkompetisi di turnamen selama lebih dari enam musim. Ia melakukan debut di turnamen WTA dengan berkompetisi di Miami Open musim 2019 dan pada musim yang sama, ia berhasil mencapai babak keempat Wimbledon.

Menjelang akhir musim ini, kemungkinan besar ia akan telah melakoni lebih dari 400 pertandingan nomor tunggal turnamen WTA di sepanjang kariernya. Saat ini, ia telah melakoni 391 pertandingan.

"Sejak saya mulai berkarier di turnamen hingga sekarang, saya benar-benar merasa kedalaman kualitas petenis semakin kuat," tutur Gauff mengenai level tenis putri saat ini.

"Menurut saya, hal itu terlihat dari berbagai statistik yang ada. Ditambah lagi, kini hampir setiap musim kita melihat juara Grand Slam yang berbeda-beda."

Selanjutnya, Gauff akan menghadapi petenis berkebangsaan Swiss, Belinda Bencicdi perempatfinal Canadian Open. Petenis AS unggul 6-2 dalam head to head mereka.

Artikel Tag: belinda bencic, canadian open, iga swiatek, cori gauff

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/cori-gauff-ungkap-pengalaman-di-balik-rekor-dominan-kontra-lawan-belia
99
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini