Carlos Alcaraz Terpuruk, Tapi Temukan Solusi Untuk Jadi Finalis Di Tokyo

Carlos Alcaraz [image: getty images]
Berita Tenis: Carlos Alcaraz harus bangkit dari akhir set pertama yang menyesakkan dan bertahan menghadapi Jaume Munar yang memberikan perlawanan sengit di Japan Open, Tokyo musim 2026.
Petenis unggulan pertama bangkit setelah kehilangan 16 poin secara beruntun di akhir set pertama sebelum akhirnya melumpuhkan rekan senegaranya, Munar dengan 5-7, 6-3, 6-1 di semifinal Japan Open.
Setelah kembali mengalami kesulitan saat melakukan servis, petenis berkebangsaan Spanyol menemukan ritme permainan di pertengahan set kedua. Ia meningkatkan level performanya dan membangkitkan semangat penonton di Tokyo untuk melaju ke final keempatnya musim ini sekaligus yang pertama sejak Monte Carlo Open pada bulan April.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi di set pertama," ujar Alcaraz. "Saya mengawali pertandingan dengan baik. Saya sempat unggul dengan satu peluang break dan memegang servis untuk menutup set. Sepertinya saya selalu kesulitan di set pertama. Tetapi, saya selalu berhasil bangkit dan saya sangat senang karenanya."
Petenis peringkat 64 dunia, Munar tampil mengesankan di sebagian besar jalannya pertandingan. Ia mengandalkan kemampuan bertahannya untuk menyulitkan petenis unggulan pertama sebelum akhirnya menemukan celah untuk membalikkan keadaan lewat permainan agresifnya sendiri. Tetapi, pada akhirnya petenis unggulan pertama memiliki terlalu banyak solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya di Japan Open menjadi sembilan, menyusul keberhasilannya mengangkat gelar pada debut di turnamen tersebut musim lalu.
Mantan petenis peringkat 1 dunia melewatkan empat setengah bulan musim ini akibat cedera pergelangan tangan kanan sebelum kembali berlaga di US Open. Di Grand Slam tersebut, ia mencapai perempatfinal tetapi kalah dari Ben Shelton dalam laga sengit lima set.
Petenis peringkat 3 dunia kemudian mengalahkan Taylor Fritz di Laver Cup dan melaju ke semifinal Tokyo, setelah sebelumnya harus menjalani babak tiebreak pada set pertama di setiap tiga pertandingan awalnya di Tokyo.
Saat menghadapi Munar, petenis unggulan pertama terpaksa meningkatkan performanya setelah kehilangan 16 poin berturut-turut — yang pada akhirnya membuatnya kehilangan set pembuka — padahal sebelumnya ia sempat unggul 5-3. Petenis berusia 23 tahun memutus rentetan poin lawan pada game pembuka set kedua, sebelum akhirnya ia keluar sebagai pemenang dan kini unggul 4-1 dalam head to head mereka.
Menantikan Alcaraz di final Japan Open adalah petenis berkebangsaan Ceko, Jiri Lehecka yang petenis unggulan pertama kalahkan sebanyak tiga kali pada empat pertemuan mereka sebelumnya.
Di semifinal, Lehecka tampil memukau ketika membantai petenis unggulan kedelapan, Valentin Vacherot dengan 6-4, 6-2 dalam waktu 68 menit saja. Ia lolos ke final kedua pada musim ini setelah ia maju ke final di Miami meski kalah dari Jannik Sinner.
Artikel Tag: japan open, jaume munar, carlos alcaraz, jiri lehecka
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/carlos-alcaraz-terpuruk-tapi-temukan-solusi-untuk-jadi-finalis-di-tokyo
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini