banner babe

Begini Pandangan Dominic Thiem Tentang Peluangnya Di US Open

Penulis: Dian Megane
Jumat 23 Agu 2019, 20:39 WIB
Begini Pandangan Dominic Thiem Tentang Peluangnya Di US Open

Dominic Thiem ketika berlaga di Montreal musim ini

Berita Tenis: Dominic Thiem mungkin menjadi petenis unggulan empat besar di US Open pekan depan, tetapi ia tidak berharap terlalu tinggi tentang prospeknya memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di US Open.

Thiem mengalami sedikit kemunduran dalam usahanya mempersiapkan diri turun di US Open musim ini. Sejak memenangkan gelar Kitzbuhel Open – turnamen ATP level 250 yang digelar di clay-court – Thiem hanya berhasil memenangkan tiga pertandingan turnamen hard-court. Melenggang ke perempatfinal Rogers Cup di Montreal merupakan pencapaian terbaiknya di hard-court. Tetapi, beberapa pekan lau ia terpaksa mundur dari Cincinnati dan beristirahat setelah virus menyerangnya.

Lawan pertama Thiem di US Open musim ini adalah petenis berkebangsaan Italia, Thomas Fabbiano yang menelan dua kekalahan pahit secara beruntun di babak pertama. Fabbiano melaju ke babak ketiga US Open musim 2017, tetapi sejak saat itu ia melewatkan dua edisi terakhir dari US open.

“Tanpa diragukan, ada lawan yang lebih tangguh daripada Thomas Fabbiano di babak pertama, tetapi saya harus mengatakan, setelah mengatasi sakit akibat virus, saya tidak mengharapkan keajaiban,” aku Thiem kepada Sky Sport Austria.

Jelang US Open, Thiem menyatakan bahwa ia tidak menetapkan tujuan yang terlalu tinggi. 12 bulan lalu, ia berhasil melaju sampai perempatfinal US Open sebelum kalah dalam laga lima set dari Rafael Nadal. Memasuki US Open musim ini, Thiem mencatatkan 15-5 di Grand Slam tersebut.

“Saat ini, saya tidak mempertimbangkan lolos ke perempatfinal atau semifinal. Saya hanya ingin melalui satu babak demi babak lainnya. Dalam beberapa hari ke depan, saya akan tetapi berlatih dan tujuan saya adalah berada dalam kondisi terbaik pada hari Senin (26/08),” jelas Thiem.

Terlepas dari kemundurannya akhir-akhir ini, 2019 telah menjadi salah satu musim yang gemilang bagi petenis peringkat 4 dunia, Thiem. Pada Maret lalu, ia memenangkan gelar terbesar dalam kariernya di Indian Wells (mengalahkan Roger Federer). Ia lalu memenangkan gelar di Barcelona dan Kitzbuhel.

Namun di Grand Slam musim ini, konsistensi Thiem sedikit diragukan. Di French Open, Thiem melaju ke final, tetapi gagal memenangkan kemenangan beruntun baik di Australian Open (babak kedua) dan Wimbledon (babak kedua). Meski di Australian Open ia terpaksa mundur karena sakit.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Dominic Thiem

357  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini