Bagi Sang Pelatih, Tak Adil Bandingkan Jannik Sinner Dengan Legenda Tenis

Penulis: Dian Megane
Selasa 02 Apr 2024, 16:59 WIB
Bagi Sang Pelatih, Tak Adil Bandingkan Jannik Sinner Dengan Petenis Terbaik Sepanjang Masa

Jannik Sinner di Miami musim 2024 [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Tidak perlu diragukan lagi bahwa Jannik Sinner saat ini adalah petenis yang tengah memanas, tetapi salah satu pelatihnya memperingati agar tidak terlalu membuat kehebohan.

Sejauh ini, petenis berusia 22 tahun merupakan satu-satunya petenis putra yang telah memenangkan tiga gelar pada musim 2024, termasuk gelar Australian Open. Pencapaian teranyarnya adalah memenangkan gelar Miami Open. Sebagai hasilnya, ia naik ke peringkat 2 dunia, peringkat tertinggi yang pernah dicapai petenis putra Italia dalam sejarah turnamen ATP.

Sejak awal musim ini, petenis berkebangsaan Italia telah memenangkan 22 dari 23 pertandingan yang ia lakoni dengan satu-satunya kekalahan ia alami ketika menghadapi Carlos Alcaraz di semifinal Indian Wells. Ia menjadi petenis pertama yang memenangkan gelar Australian Open dan Miami Open pada musim yang sama sejak Roger Federer musim 2017. Kebangkitan sang petenis dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah pihak mengeluarkan spekulasi bahwa ia bisa menjadi salah satu petenis paling dominan.

Namun sang pelatih, Darren Cahill memperingati untuk tidak membandingkan anak didiknya dengan legenda tenis lain, seperti anggota Tiga Besar, kelompok yang terdiri dari Novak Djokovic, Rafael Nadal, dan Federer.

“Saya pikir siapapun seharusnya tidak membandingkan generasi ini dengan generasi yang telah kita lihat dan didominasi Djokovic, Nadal, dan Federer. Hal yang telah mereka capai untuk waktu yang cukup lama adalah hal yang luar biasa,” ungkap Cahill.

“Saya pikir kita tidak akan melihat dominasi seperti itu lagi apa pun yang terjadi. Hal yang anda lihat dengan para petenis saat ini adalah hasil langsung dari keprofesionalan mereka, kerja sama tim yang mereka kerahkan, cara yang mereka kerahkan untuk mendapatkan setiap perkembangan dalam permainan mereka.”

“Saya juga tidak akan mulai membandingkan apa yang para petenis seperti Jannik, Carlos, atau Holger Rune lakukan dengan generasi sebelumnya, karena saya pikir itu tidak adil.”

“Mereka membutuhkan waktu untuk mengukuhkan diri mereka sendiri. Tetapi level itu sudah ada dan itu adalah level yang positif, tetapi mereka harus menang lebih banyak sebelum anda membandingkan mereka dengan generasi sebelumnya.”

Sementara bagi Sinner sendiri, motonya adalah terus berlatih demi mengembangkan permainannya lebih jauh dan tidak terlena dengan kesuksesan saat ini. Kini perhatiannya akan beralih menuju musim clay-court, termasuk turnamen yang digelar di rumahnya sendiri, Italian Open dan French Open.

Sebelum itu, jadwal Sinner selanjutnya adalah turnamen Masters 1000, Monte Carlo Open.

Artikel Tag: Tenis, Jannik Sinner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/bagi-sang-pelatih-tak-adil-bandingkan-jannik-sinner-dengan-legenda-tenis
411  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini