Ambisi Daniil Medvedev Untuk Jadi Petenis Peringkat 1 Tetap Kuat

Penulis: Dian Megane
Selasa 15 Mar 2022, 21:44 WIB
Daniil Medvedev tetap berambisi untuk huni peringkat 1 meski kalah di Indian Wells 2022

Daniil Medvedev

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Setelah kalah tiga set dari Gael Monfils di BNP Paribas Open, Indian Wells musim 2022, petenis unggulan pertama, Daniil Medvedev menjadi penuh filosofi.

Medvedev yang saat ini harus berkompetisi di bawah bendera netral, menyatakan, “Lebih baik untuk menjadi petenis peringkat 1 dunia, katakan saja selama satu pekan dalam hidup anda, daripada tidak sama sekali. Saya pikir masih lebih baik untuk setidaknya pernah bertengger di posisi itu.”

Juara US Open musim 2021 kini total menghabiskan waktu tiga pekan sampai Senin depan (21/3) untuk menjadi petenis peringkat 1 dunia dan akan mengembalikan posisi tersebut kepada petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic.

Namun, petenis berusia 26 tahun dengan cepat bisa kembali menghuni peringkat prestisius tersebut dengan lolos ke semifinal Miami Open musim ini.

“Kini saya tahu saya akan kehilangan posisi itu,” tambah Medvedev. “Jadi, saya akan memiliki peluang di Miami untuk berusaha merebutnya kembali. Biasanya perasaan saya sedikit lebih baik di Miami terkait tenis, jadi saya akan berusaha bermain dengan baik di sana.”

“Saya pikir itu akan memberi saya motivasi lebih, saya memiliki motivasi. Hanya saja, saya tidak menemukan permainan terbaik saya.”

Petenis unggulan pertama di BNP Paribas Open melampaui Djokovic dengan awal musim 2022 yang impresif, yakni melenggang ke final Australian Open dan semifinal Mexican Open, Acapulco. Tetapi, di kedua kesempatan tersebut, ia kalah dari petenis berkebangsaan Spanyol, Rafael Nadal. Hal tersebut menjadi pengingat seberapa tinggi konsisten Nadal, Djokovic, dan Roger Federer dalam dua dekade terakhir.

“Saya selalu mengatakan ketika saya memainkan permainan terbaik saya, akan benar-benar menyulitkan untuk mengalahkan saya,” aku Medvedev.

“Tetapi itu adalah hal terberat dalam dunia tenis, yakni memperlihatkannya lagi dari waktu ke waktu. Begitulah para anggota Tiga Besar terasa tidak nyata, karena tidak peduli kondisi seperti apapun, tidak peduli lapangan manapun, mereka selalu memenangkan turnamen dalam banyak kesempatan atau memenangkan beberapa pertandingan epik. Ya, saya harus berusaha untuk bermain dengan lebih baik.”

Berdasarkan bakat spektakuler dan kurangnya aktivitas Djokovic setelah belum divaksin, runner up Australian Open dalam dua musim terakhir bisa kembali ke posisi puncak selama berpekan-pekan. Yang pasti, kekalahan dari Monfils akan menjadi motivasi baginya.

“Jadi, saya akan berusaha sebaik mungkin, di latihan, di pertandingan, di Grand Slam, di turnamen Masters 1000, untuk memenangkan turnamen sebanyak mungkin dan mendapatkan poin sebanyak mungkin agar bisa menjadi petenis peringkat 1 dunia,” tukas Medvedev.

“Anda tidak pernah tahu bagaimana karier anda akan berubah. Saya ingin berusaha lebih baik daripada performa saya di sini, mungkin berjuang dengan lebih baik.”

“Jika itu tidak terjadi, saya pikir masih sama. Tetapi peringkat 100 besar, peringkat 10 besar, beberapa petenis bertahan di sana untuk waktu yang lama, beberapa sebaliknya. Saya pikir menorehkan pencapaian ini dalam karier anda pastinya masih menjadi hal yang positif.”

Artikel Tag: Tenis, BNP Paribas Open, Daniil Medvedev, Novak Djokovic, Rafael Nadal, Gael Monfils

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/ambisi-daniil-medvedev-untuk-jadi-petenis-peringkat-1-tetap-kuat
831  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini