Alexander Zverev Kecam Sistem Peringkat Yang Tak Masuk Akal

Penulis: Dian Megane
Senin 15 Mar 2021, 20:24 WIB
Alexander Zverev tidak senang dengan sistem peringkat yang diterapkan selama pandemi

Alexander Zverev ketika berlaga di Australian Open 2021

Berita Tenis: Alexander Zverev menyebut format yang kini digunakan untuk mengkalkulasi peringkat petenis berantakan dan mempertanyakan keadilan posisi Roger Federer saat ini.

Runner up US Open musim 2020 mengecam pihak ATP karena hal yang ia yakini sebagai sistem yang tidak adil telah gagal mengakui prestasinya di turnamen ATP dalam 12 bulan terakhir. Akibat pandemi COVID-19, baik ATP maupun WTA mengubah peraturan mereka terkait peringkat petenis untuk memperhitungkan lebih banyak turnamen yang digelar dalam jangka waktu yang lama.

Meskipun tidak semua petenis merasa senang dengan sistem yang menurut petinggi organisasi tenis telah diterapkan demi mendukung para petenis selama pandemi.

Petenis berkebangsaan Jerman mencontohkan Federer sebagai salah satu contoh kelemahan sistem tersebut. Federer berhasil tetap berada di peringkat 10 besar dalam 13 bulan terakhir di mana ia tidak memainkan satu turnamen pun akibat cedera lutut.

“Saya penggemar berat Roger Federer, tetapi ia belum bermain lagi dalam satu musim terakhir dan peringkatnya ada di atas saya. Saya melakoni final Grand Slam, final turnamen Masters 1000, dan memenangkan dua turnamen. Saat ini, sistem peringkatnya berantakan,” ungkap Zverev.

“Peringkat tidak terlalu penting bagi saya dengan sistem yang kita miliki saat ini. Maksud saya, saya seharusnya berada di peringkat 5 besar, 4 besar dengan sistem peringkat yang normal, tetapi sistem saat ini agak tidak masuk akal.”

Petenis berkebangsaan Jerman saat ini menghuni peringkat 7 dunia dengan 5.635 poin yang hampir 700 poin lebih rendah daripada Federer. Selama bintang tenis Swiss menepi karena cedera, petenis berkebangsaan Jerman telah memenangkan dua gelar serta melaju ke final US Open dan Paris Masters.

“Bukan rahasia lagi bahwa tujuan saya adalah berkompetisi dan memenangkan Grand Slam, menjadi salah satu petenis terbaik dunia,” aku Zverev.

Pekan ini, petenis berusia 23 tahun kembali beraksi di Mexican Open, Acapulco dan ia menjadi petenis unggulan kedua. Ia akan mengawali Mexican Open dengan melawan petenis berusia 17 tahun yang menerima wildcard, Carlos Alcaraz. Alcaraz saat ini menghuni peringkat 132 dunia dan memenangkan pertandingan pertama Grand Slam di Australian Open musim ini.

Petenis berkebangsaan Spanyol, Alcaraz digadang-gadang sebagai salah satu bintang tenis masa depan, tetapi petenis berkebangsaan Jerman mengatakan bahwa lebih penting untuk tetap fokus dengan dirinya sendiri.

Artikel Tag: Tenis, Mexican Open, alexander zverev, Roger Federer, Carlos Alcaraz

961  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini