Alex De Minaur Kuak Bagaimana Permainan Carlos Alcaraz Berubah Usai Cedera

Alex De Minaur [kiri] dan Carlos Alcaraz [kanan] [image: getty images]
Berita Tenis: Alex De Minaur meraih salah satu kemenangan terbesar dan terbaik dalam kariernya pekan lalu, tetapi ia tidak mampu mengulangi pencapaian tersebut di final Vienna Open musim 2026.
Bagaimanapun, terdapat perbedaan yang sangat besar saat menghadapi petenis seperti Alexander Zverev dibandingkan dengan Carlos Alcaraz, terlepas dari berapa pun peringkat mereka.
Pemain berkebangsaan Jerman, Zverev cenderung bersikap pasif pada momen-momen krusial dan akan memberi lawan kesempatan untuk mengendalikan pertandingan jika lawan tersebut berani mengambil inisiatif. Sebaliknya, petenis berkebangsaan Spanyol, Alcaraz hampir selalu akan melancarkan serangan lebih dulu.
Gaya permainannya yang luar biasa dan serba bisa menjadikannya petenis dengan potensi pengembangan tertinggi dalam olahraga ini saat ini, sementara level permainan dasarnya pun terus meningkat secara stabil.
Petenis berkebangsaan Australia merasakan dampak penuh dari apa yang tampak sebagai performa tenis terbaik Alcaraz sejak kembali dari cedera dan ia pun mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Saat ditanya apakah ia melihat perbedaan pada diri petenis berkebangsaan Spanyol sebelum dan sesudah masa absen lima bulan akibat cedera, ia memanfaatkannya sebagai kesempatan untuk memuji pola pikir sang lawan serta keinginannya untuk terus berkembang.
Sembari membandingkannya dengan Jannik Sinner, De Minaur mengakui “Menurut saya, kelebihan Carlos maupun Jannik adalah kemampuan mereka untuk terus memperbaiki celah-celah kecil — jika memang bisa disebut sebagai celah — yang mungkin pernah mereka miliki sebelumnya. Mereka mampu melakukan perbaikan di area-area tersebut, yang pada akhirnya membuat mereka menjadi jauh lebih sulit untuk dihadapi.”
Kemudian, kembali membahas pertandingan mereka, De Minaur menambahkan, “Carlos, terutama saat ia menjalani hari seperti hari ini, di mana ia benar-benar fokus, tidak melakukan kesalahan-kesalahan ceroboh sepanjang pertandingan, dan tampil begitu terkonsentrasi, menjadi lawan yang sangat sulit untuk dihadapi.”
“Ia memiliki kemampuan untuk memainkan berbagai gaya permainan, ia bisa mengandalkan kelincahannya saat diperlukan, atau menggunakan kekuatannya di saat yang tepat. Singkatnya, ia adalah petenis yang sangat hebat. Jadi, satu-satunya perbedaan dibandingkan sebelum ia mengalami cedera adalah adanya peningkatan yang terus-menerus, ia terus menjadi semakin baik. Sementara bagi saya sendiri, saya harus berusaha untuk melakukan hal yang sama.”
Dalam pidatonya di lapangan, De Minaur mengaku ‘sangat menjengkelkan’ harus menghadapi Alcaraz, seraya memberikan selamat atas satu lagi pekan yang luar biasa bagi sang lawan. Sementara itu, dalam perbincangan usai laga final, petenis berkebangsaan Spanyol melontarkan pujian yang sangat tinggi untuk petenis berkebangsaan Australia.
Artikel Tag: alex de minaur, vienna open, jannik sinner, carlos alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alex-de-minaur-kuak-bagaimana-permainan-carlos-alcaraz-berubah-usai-cedera
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini