World Aquatics Izinkan Rusia Gunakan Bendera dan Lagu Kebangsaan

Keputusan World Aquatics ini menjadi perubahan signifikan dalam kebijakan olahraga akuatik internasional menjelang Olimpiade Los Angeles 2028. (Foto: AP)
Badan akuatik dunia World Aquatics resmi mencabut pembatasan terhadap atlet Rusia.
Pihaknya mengizinkan mereka kembali bertanding dengan membawa bendera serta menggunakan lagu kebangsaan dalam kompetisi internasional di bawah naungannya.
Keputusan yang diumumkan pada awal pekan ini menjadi perubahan signifikan dalam kebijakan olahraga akuatik internasional menjelang Olimpiade Los Angeles 2028.
Sebelumnya, atlet Rusia dan Belarus diwajibkan menjalani proses verifikasi ketat dan hanya diperbolehkan tampil dengan status netral tanpa identitas negara.
Dalam pernyataan resminya, World Aquatics menyebut bahwa atlet senior dari Rusia dan Belarus kini dapat berkompetisi seperti negara lain, termasuk mengenakan seragam nasional serta menggunakan simbol resmi negara masing-masing.
Presiden World Aquatics, Husain Al Musallam, menegaskan bahwa pihaknya ingin menjaga olahraga sebagai ruang kompetisi yang damai bagi semua negara.
“Kami berkomitmen memastikan kolam renang dan perairan terbuka tetap menjadi tempat di mana atlet dari seluruh dunia dapat bersaing secara damai,” ujarnya.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh ajang yang berada di bawah World Aquatics, termasuk kejuaraan dunia renang, loncat indah, dan polo air.
Meski demikian, dampaknya diperkirakan bisa meluas dan memengaruhi kebijakan di cabang olahraga lain dalam lingkup Olimpiade.
Menteri Olahraga Rusia, Mikhail Degtyarev, menyambut positif keputusan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Al Musallam dan menilai langkah ini sebagai hasil dari dialog olahraga internasional yang mulai membuahkan hasil, sekaligus membuka jalan pemulihan hubungan olahraga global.
Meski demikian, keputusan ini berpotensi memicu kontroversi. Ukraina sebelumnya menentang keras kembalinya atlet Rusia ke kompetisi internasional.
Bahkan, bulan lalu Ukraina memimpin aksi boikot pada upacara pembukaan dan penutupan Paralimpiade setelah atlet Rusia diizinkan tampil dengan bendera nasional.
Ketegangan juga terlihat dalam cabang polo air, di mana tim putra Ukraina dilaporkan tidak memainkan pertandingan Piala Dunia melawan tim Rusia yang sebelumnya masih berstatus netral dalam ajang di Malta.
Sebagai bagian dari kebijakan baru, World Aquatics tetap mensyaratkan atlet Rusia dan Belarus menjalani empat kali tes anti-doping serta pemeriksaan latar belakang sebelum diizinkan bertanding.
Namun, detail pemeriksaan tersebut belum dijelaskan secara rinci.
Sementara itu, International Olympic Committee belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan ini.
Sebelumnya, IOC merekomendasikan pelonggaran pembatasan untuk atlet muda, namun masih mempertahankan status netral bagi atlet senior dalam ajang Olimpiade.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/world-aquatics-izinkan-rusia-gunakan-bendera-dan-lagu-kebangsaan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini